Iriana saksikan sembilan istri Gubernur dilantik jadi Ketua Dekranasda

id Ibu negara, iriana joko widodo,dekranasda,tp pkk

Iriana saksikan sembilan istri Gubernur dilantik jadi Ketua Dekranasda di Jakarta, Rabu. (Hanni Sofia)

Jakarta (ANTARA News) - Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyaksikan pelantikan sembilan istri Gubernur yang baru menjadi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK di wilayahnya masing-masing.

Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang mengenakan kebaya merah tiba di Sasana Bakti Praja Kementerian Dalam Negeri Jakarta, Rabu, didampingi oleh Ketua Dekranas Mufidah Kalla dan Ketua Umum Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dr. Erni Guntarti Tjahyo Kumolo serta sejumlah anggota Oase KK.

Sebanyak sembilan istri Gubernur yang baru saja dilantik  di Istana Kepresidenan Jakarta kemudian melanjutkan acaranya dalam pelantikan sebagai Ketua Dekranasda dan Ketua TP PKK.

Mufidah Kalla melantik sembilan istri gubernur baru itu sebagai Ketua Dekranasda dilanjutkan dengan pelantikan mereka sebagai Ketua TP PKK oleh Erni Guntarti Tjahjo Kumolo.
Pada kesempatan itu, Mufidah meminta kepada para istri gubernur tersebut agar terus membangun sinergi antara pusat dengan daerah dalam upaya pengembangan kerajinan nasional.

"Sinergitas dekranasda provinsi maupun dekranasda kabupaten dan kota sangat perlu dilakukan agar hasil pembinaan kepada perajin dapat maksimal," katanya.

Dengan begitu upaya yang dilakukan Dekranas dapat dirasakan oleh perajin Nusantara.

Selain juga sebagai upaya nyata dalam meningkatkan daya saing perajin.

"Pada gilirannya lembaga dikenal mumpuni karena sudah menjadi lembaga yang andal dalam keikutsertaannya menyejahterakan para perajin kita," ucap Mufidah.

Ia juga meminta agar para Ketua Dekranasda yang baru segera menyusun kepengurusan untuk kemudian menyiapkan program yang inovatif.

Mereka yang dilantik adalah para istri gubernur dari semilan provinsi di Indonesia yakni Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi Tenggara, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Barat, NTT, Papua, dan Jawa Barat.

Pewarta : Hanni Sofia
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar