Angin kencang di Bogor dipicu awan Kumulonimbus

id bencana,angin kencang,puting beliung bogor,awan kumulonimbus,bmkg bogor

Angin kencang disertai hujan deras, petir dan pohon tumbang melanda Kota Bogor, Kamis (6/12/2018) (BNPB)

 Bogor (ANTARA News) - Bencana angin kencang disertai hujan deras, petir dan pohon tumbang yang melanda Kota Bogor, dan merusak ratusan rumah, Kamis sore, dipicu oleh adanya awan Kumulonimbus di langit Bogor 

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Bogor, Hadi Saputra menyatakan, angin kencang ini terjadi karena bentukan awan CB yang cukup matang di wilayah Bogor Selatan.

Situasi ini berpotensi terjadi selama puncak musim hujan yang berlangsung di wilayah Bogor hingga akhir Februari 2019, tambahnya.

"Hasil awan CB itu antara lain, angin kencang, petir dan hujan lebat," katanya. 

Cuaca buruk, mendung dan gelap itu terjadi di 4 kelurahan di wilayah Bogor Selatan, yakni di Kelurahan Cipaku, Kelurahan Batutulis, Kelurahan Pamoyanan dan Kelurahan Lawanggintung yang terjadi mulai pukul 15.00 WIB lebih.   

Dampak puting beliung itu menyebabkan satu orang meninggal dunia atas nama Eni Retno (46 tahun) warga Perumahan Bogor Nirwana Residence, Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor yang mobilnya tertimpa pohon tumbang.

Pohon-pohon tumbang akibat angin tersebut menimpa sedikitnya enam unit kendaraan yang melintas, baik mobil pribadi dan angkutan umum sehingga tampak ringsek.

Selain itu ratusan unit rumah mengalami kerusakan karena atapnya diterjang angin puting beliung.

Kecepatan angin yang melanda wilayah Batu Tulis, Lawang Gintung dan sekitarnya di Kecamatan Bogor Selatan sekitar 30 knot (50 km per jam) dalam satu hembusan, ujarnya.

"Sapuan angin biasanya mencapai sejauh 100 meter hingga 1 km mengikuti arah angin,"katanya.

Untuk itu, lanjutnya, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hujan ekstrim yang masih berpotensi terjadi, dengan melihat tanda-tanda seperti diawali dengan petir.

"Masyarakat diimbau kalau sudah terdengar petir jangan berada di lapangan, di bawah pohon, atau papan reklame," kata Hadi. 

Selain itu, warga juga diminta untuk selalu mengikuti informasi cuaca dari BMKG melalui aplikasi yang bisa diunduh di playstore android dengan nama Info BMKG.

Peristiwa angin kencang yang melanda wilayah Batu Tulis, Bogor Selatan menyebar luas melalui pesan sosial, bahkan video saat detik-detik angin melanda wilayah tersebut juga terekam oleh masyarakat.

Baca juga: Seorang pengendara tewas tertimpa pohon tumbang
Baca juga: Ratusan rumah di Bogor rusak akibat puting beliung
Baca juga: Jalan Liwang Gintung Bogor bisa dilalui usai dilanda angin kencang

Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar