Kepala Polda Sumatera Selatan bebaskan pengendara Grab yang menabrak

id polda sumatera selatan,kepala polda sumatera selatan,grab

Ilustrasi tabrakan di jalan. (ANTARA News/Insan Mubar)

Palembang (ANTARA News) - Kepala Polda Sumatera Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Zurkarnain Adinegara, memaafkan pengendara ojek aplikasi dalam jaringan atau "online" Grab yang menabrak dia, saat berolahraga sepeda di jalan raya kawasan Pasar Cinde Palembang, Sabtu (5/1) pagi.

"Pengendara ojek Grab, Yongki, yang sempat melarikan diri setelah menabrak sepedanya, sudah saya maafkan dan kasus kecelakaan yang menimpa saya tidak perlu dilanjutkan sesuai ketentuan hukum," kata dia, ketika memberikan keterangan pers di depan kamar perawatan RS Bhayangkara Palembang, Minggu.

Beberapa jam setelah melakukan tabrak lari, anggotanya berhasil mengetahui identitas dan mengamankan?pelaku yang menabrak sepedanya melalui rekaman kamera pengintai.

Ketika diminta keterangan petugas, pelaku tabrak lari itu sangat menyesali perbuatannya dan memohon maaf.

"Pelaku menghadap secara langsung di rumah sakit untuk meminta maaf dan setelah melakukan pertimbangan secara hukum dan kemanusiaan, pengendara sepeda motor yang mengakibatkan dirinya luka ringan dan harus dirawat di rumah sakit dibebaskan petugas," ujarnya.

Sementara Kepala Satuan Lalu-lintas Polresta Palembang, Komisaris Polisi Arif, menambahkan, sesuai keputusan atasannya memaafkan penabrak maka mereka menghentikan penyidikan kasus tabrak lari itu.

Untuk mencegah kasus tabrak lari tidak terulang lagi, mereka mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin dalam berlalu lintas.

Jika menabrak pengguna jalan di jalan raya, diingatkan pelakunya jangan lari karena korbannya memerlukan pertolongan.

Sesuai ketentuan pelaku penyebab kecelakaan lalu-lintas bisa dipidana terutama jika menyebabkan korbannya meninggal dunia.

Pewarta : Yudi Abdullah
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar