Cuaca hujan, pencarian korban tertimbun longsor di Wonosobo-Jateng dihentikan

id akibat hujan,pencarian korban longsor Wonosobo dihentikan

Petugas menggunakan alat berat untuk menyingkirkan timbunan tanah di lokasi bencana tanah longsor di Dusun Jetis, Pacarmulyo, Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu (15/12/2018). Tebing setinggi 200 meter dengan lebar 50 meter longsor pada Jumat (14/12) sore menyebabkan seorang warga terluka dan menutup jalan antardesa. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/aww.

Wonosobo, Jateng, (ANTARA News) - Pencarian Seorang kakek bernama Mardiyo (60) diduga tertimbun tanah longsor di Dusun Windusari, Desa Tlogojati, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu, dihentikan sekitar pukul 16.00 WIB karena turun hujan.

Anggota SAR Wonosobo, Afri, di Wonosobo, Sabtu mengatakan, tim mulai melakukan pencarian korban sekitar pukul 14.30 WIB dan sekitar pukul 16.00 WIB terpaksa dihentikan karena cuaca tidak memungkinkan.

"Tadi tim SAR mendapatkan kabar pukul 14.10 WIB, kami langsung meluncur ke lokasi melakukan pencarian korban, namun hingga pencarian dihentikan karena hujan, korban belum ditemukan dan akan dilanjutkan Minggu (20/1) pagi," katanya.

Kronologi kejadian sekitar pukul 11.30 WIB terjadi longsor di belakang rumah korban dan menimpa kamar mandi yang pada jam tersebut biasanya korban mandi.

Posisi kamar mandi di luar rumah korban yang dekat dengan tebing yang ketinggiannya mencapai sekitar 10 meter, longsoran dengan material tanah dan batu besar berdiameter dua meteran lebih menimpa kamar mandi di mana korban diduga ada di dalamnya.

Puluhan anggota tim SAR yang tergabung dalam pencarian, antara lain dari Polres, Koramil, BPBD, Dinkes 119, Tagana, Banser, Kolodete Rescue, Relawan Jalan Dieng, Skydoors, MTA dan warga sekitar.

Pencarian korban dilakukan dengan menggunakan alat manual berupa cangkul, alcon (alat penyemprot).

Afri menuturkan gumpalan material tanah, batuan yang cukup besar menjadi kendala tim SAR gabungan dalam melakukan pencarian korban.

Baca juga: BNPB: satu orang meninggal akibat longsor Wonosobo

Baca juga: Banjir dan longsor landa kawasan Dieng

Baca juga: Longsor di Wonosobo tewaskan satu anak

Pewarta : Heru Suyitno
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar