Polisi Prancis menangkanp 1.311 orang pada hari ke-4 demonstrasi
Minggu, 2 Juli 2023 14:21 WIB
Ilustrasi penembakan (ANTARA/HO/IST)
Jenewa (ANTARA) - Polisi Prancis menangkap 1.311 orang di seluruh negeri saat demonstrasi brutal atas kematian seorang remaja berlanjut hingga malam ke empat, kata Kementerian Dalam Negeri, Sabtu (1/7).
Sekitar 4.500 polisi yang didukung kendaraan lapis baja dikerahkan untuk meredakan serangkaian protes, yang meliputi pembakaran tempat sampah dan mobil serta perusakan bangunan.
Menurut kementerian, dalam semalaman ada 79 petugas keamanan --termasuk polisi-- yang terluka.
Pemuda 17 tahun keturunan Afrika Utara, Nahel M., ditembak dari jarak dekat oleh seorang polisi pada Selasa (27/6) di daerah pinggiran Nanterre, Paris.
Polisi tersebut menghadapi investigasi formal dan sudah ditahan.
Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan keprihatinan atas penembakan brutal oleh polisi dan meminta Prancis agar menangani "isu rasisme dan diskriminasi yang mendalam" di lembaga penegakan hukum mereka.
Sekitar 4.500 polisi yang didukung kendaraan lapis baja dikerahkan untuk meredakan serangkaian protes, yang meliputi pembakaran tempat sampah dan mobil serta perusakan bangunan.
Menurut kementerian, dalam semalaman ada 79 petugas keamanan --termasuk polisi-- yang terluka.
Pemuda 17 tahun keturunan Afrika Utara, Nahel M., ditembak dari jarak dekat oleh seorang polisi pada Selasa (27/6) di daerah pinggiran Nanterre, Paris.
Polisi tersebut menghadapi investigasi formal dan sudah ditahan.
Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan keprihatinan atas penembakan brutal oleh polisi dan meminta Prancis agar menangani "isu rasisme dan diskriminasi yang mendalam" di lembaga penegakan hukum mereka.
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bentrokan berdarah dalam protes antikorupsi dan pemblokiran medsos di Nepal tewaskan 19 orang
09 September 2025 10:05 WIB
Menhan sebut Presiden Prabowo tetap di Tanah Air terus pantau perkembangan situasi negara
01 September 2025 1:01 WIB
Terpopuler - Dunia
Lihat Juga
Malaysia tingkatkan perekonomian dengan jalan perluas pasar dan perdagangan
27 January 2026 23:47 WIB
Anwar Ibrahim ingin anak 6 tahun bisa masuk SD agar Malaysia tidak tertinggal
27 January 2026 23:26 WIB