Perdagangan Malaysia meningkat 8,7 persen pada Juni 2024
Jumat, 19 Juli 2024 7:14 WIB
Tangkapan layar logo Departemen Statistik Malaysia (DOSM). (ANTARA/Virna P Setyorini)
Kuala Lumpur (ANTARA) - Departemen Statistik Malaysia (DOSM) dalam laporan terbarunya menyebutkan perdagangan Malaysia meningkat 8,7 persen dari 218,8 miliar Ringgit Malaysia (RM) atau sekitar Rp757,5 triliun menjadi RM237,8 miliar atau sekitar Rp826,8 triliun pada Juni 2024.
Laporan dalam Buletin Perangkaan Perdagangan Luar Negeri Malaysia Juni 2024 itu mencatat prestasi yang membuat nilai perdagangan Malaysia mengalami peningkatan karena didorong oleh pertumbuhan impor 17,8 persen yang mencapai RM111,8 miliar (sekitar Rp387 triliun).
Selain itu nilai ekspor yang tercatat meningkat 1,7 persen mencapai RM126 miliar atau sekitar Rp436 triliun.
Kepada Statistik Malaysia Mohd Uzir Mahidin dalam pernyataan media dikeluarkan di Putrajaya, Kamis, mengatakan jika dilihat dari kelompok barang, 137 dari 258 kelompok ekspor dan 160 dari 259 kelompok impor menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya.
Ia mengatakan ekspor yang lebih tinggi disumbangkan oleh kenaikan utamanya ke Taiwan sekitar RM2,2 miliar (sekitar Rp7,6 triliun), diikuti Amerika Serikat mencapai RM1,9 miliar (sekitar Rp6,5 triliun), Thailand sebesar RM1,3 miliar (sekitar Rp4,5 triliun), Vietnam mencapai RM623,1 juta (sekitar Rp2,1 triliun), India mencapai RM404,8 juta (sekitar Rp1,4 triliun), Meksiko mencapai RM277 juta (sekitar Rp959 miliar).
Selanjutnya Samoa Amerika mencapai RM216,2 juta (sekitar Rp748,5 miliar), Kanada mencapai RM214,8 juta (sekitar Rp743,7 miliar), dan Arab Saudi mencapai RM203 juta (sekitar Rp702,8 miliar).
Sementara itu, ia mengatakan untuk impor yang lebih tinggi terutama disumbang dari China mencapai RM5,6 miliar (sekitar Rp19,38 triliun), lalu diikuti Amerika Serikat mencapai RM2,6 miliar (sekitar Rp9 triliun), Taiwan mencapai RM2,1 miliar (sekitar Rp7,27 triliun), Singapura mencapai RM2 miliar (sekitar Rp6,9 triliun), Korea Selatan dan Uni Emirat Arab masing-masing mencapai RM1,3 miliar (sekitar Rp4,5 triliun),
Sedangkan Uni Eropa mencapai RM956,7 juta (sekitar Rp3,3 triliun), Brasil mencapai RM777,5 juta (sekitar Rp2,6 triliun) dan Argentina mencapai RM543,9 juta (sekitar Rp1,8 triliun).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: DOSM: Perdagangan Malaysia meningkat 8,7 persen pada Juni 2024
Laporan dalam Buletin Perangkaan Perdagangan Luar Negeri Malaysia Juni 2024 itu mencatat prestasi yang membuat nilai perdagangan Malaysia mengalami peningkatan karena didorong oleh pertumbuhan impor 17,8 persen yang mencapai RM111,8 miliar (sekitar Rp387 triliun).
Selain itu nilai ekspor yang tercatat meningkat 1,7 persen mencapai RM126 miliar atau sekitar Rp436 triliun.
Kepada Statistik Malaysia Mohd Uzir Mahidin dalam pernyataan media dikeluarkan di Putrajaya, Kamis, mengatakan jika dilihat dari kelompok barang, 137 dari 258 kelompok ekspor dan 160 dari 259 kelompok impor menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya.
Ia mengatakan ekspor yang lebih tinggi disumbangkan oleh kenaikan utamanya ke Taiwan sekitar RM2,2 miliar (sekitar Rp7,6 triliun), diikuti Amerika Serikat mencapai RM1,9 miliar (sekitar Rp6,5 triliun), Thailand sebesar RM1,3 miliar (sekitar Rp4,5 triliun), Vietnam mencapai RM623,1 juta (sekitar Rp2,1 triliun), India mencapai RM404,8 juta (sekitar Rp1,4 triliun), Meksiko mencapai RM277 juta (sekitar Rp959 miliar).
Selanjutnya Samoa Amerika mencapai RM216,2 juta (sekitar Rp748,5 miliar), Kanada mencapai RM214,8 juta (sekitar Rp743,7 miliar), dan Arab Saudi mencapai RM203 juta (sekitar Rp702,8 miliar).
Sementara itu, ia mengatakan untuk impor yang lebih tinggi terutama disumbang dari China mencapai RM5,6 miliar (sekitar Rp19,38 triliun), lalu diikuti Amerika Serikat mencapai RM2,6 miliar (sekitar Rp9 triliun), Taiwan mencapai RM2,1 miliar (sekitar Rp7,27 triliun), Singapura mencapai RM2 miliar (sekitar Rp6,9 triliun), Korea Selatan dan Uni Emirat Arab masing-masing mencapai RM1,3 miliar (sekitar Rp4,5 triliun),
Sedangkan Uni Eropa mencapai RM956,7 juta (sekitar Rp3,3 triliun), Brasil mencapai RM777,5 juta (sekitar Rp2,6 triliun) dan Argentina mencapai RM543,9 juta (sekitar Rp1,8 triliun).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: DOSM: Perdagangan Malaysia meningkat 8,7 persen pada Juni 2024
Pewarta : Virna P Setyorini
Editor : Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bank Indonesia: Tekanan pasar keuangan dunia pengaruhi rupiah di awal 2026
14 January 2026 11:54 WIB
Analis sebut Rupiah berpotensi menguat seiring Trump buka penyelidikan atas Powell
12 January 2026 11:57 WIB
Malaysia nilai resolusi PBB merupakan langkah penting akhiri konflik Gaza
18 November 2025 11:28 WIB
Wali Kota Banda Aceh nilai Indonesia masih sangat membutuhkan Kantor Berita ANTARA
02 October 2025 20:36 WIB
Terpopuler - Ekonomi dan Bisnis
Lihat Juga
Diaspora harap kehadiran Presiden Prabowo di WEF buka keran investasi ke RI
22 January 2026 14:12 WIB