Presiden RI resmikan smelter Freeport di Gresik
Senin, 23 September 2024 11:42 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan salam hormat sebelum melakukan kunjungan kerja ke NTB dari dengan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (23/9/2024). ANTARA/HO-Sekretariat Kepresidenan/aa. (Handout Biro Pres Sekretariat Kepresidenan)
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin sore hari ini dijadwalkan akan meresmikan smelter milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Gresik, Provinsi Jawa Timur.
Presiden akan bertolak dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) usai terlebih dahulu meresmikan smelter tembaga dan pemurnian logam mulia PT Amman Mineral Internasional Tbk.
"Dari NTB akan ke Gresik untuk meresmikan produksi smelter PT Freeport," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.
Presiden juga dijadwalkan akan meresmikan injeksi bauksit perdana Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat pada Selasa (24/9) pagi.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa Freeport telah beroperasi selama 55 tahun tanpa membangun smelter, meskipun sumber daya yang dihasilkan, seperti tembaga dan emas, sangat berharga nilainya.
"Karena yang di sana itu bukan hanya tembaga, ada barang yang lain yang harganya lebih tinggi, yaitu emas," kata Presiden saat membuka Kongres Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) XXII dan Seminar Nasional 2024 di Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (19/9).
Dengan pembangunan smelter di Gresik, kata Jokowi, pemerintah berharap bisa menghitung potensi emas yang hilang dari Indonesia selama ini.
“Perkiraan saya, per tahun mungkin 40 sampai 50 ton. Baru perkiraan, nebak-nebak,” ujarnya.
Dengan langkah ini, Jokowi berharap Indonesia dapat memaksimalkan potensi sumber daya alamnya dan mengurangi ketergantungan terhadap pihak asing.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Presiden Jokowi resmikan smelter Freeport di Gresik
Presiden akan bertolak dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) usai terlebih dahulu meresmikan smelter tembaga dan pemurnian logam mulia PT Amman Mineral Internasional Tbk.
"Dari NTB akan ke Gresik untuk meresmikan produksi smelter PT Freeport," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.
Presiden juga dijadwalkan akan meresmikan injeksi bauksit perdana Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat pada Selasa (24/9) pagi.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa Freeport telah beroperasi selama 55 tahun tanpa membangun smelter, meskipun sumber daya yang dihasilkan, seperti tembaga dan emas, sangat berharga nilainya.
"Karena yang di sana itu bukan hanya tembaga, ada barang yang lain yang harganya lebih tinggi, yaitu emas," kata Presiden saat membuka Kongres Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) XXII dan Seminar Nasional 2024 di Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (19/9).
Dengan pembangunan smelter di Gresik, kata Jokowi, pemerintah berharap bisa menghitung potensi emas yang hilang dari Indonesia selama ini.
“Perkiraan saya, per tahun mungkin 40 sampai 50 ton. Baru perkiraan, nebak-nebak,” ujarnya.
Dengan langkah ini, Jokowi berharap Indonesia dapat memaksimalkan potensi sumber daya alamnya dan mengurangi ketergantungan terhadap pihak asing.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Presiden Jokowi resmikan smelter Freeport di Gresik
Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor : Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan stafsus Jokowi dipilih Obama untuk dibimbing sebagai calon pemimpin global
27 September 2025 16:07 WIB
Presiden Prabowo perintahkan Panglima TNI dan Kapolri antar Jokowi pulang ke Solo
20 October 2024 22:05 WIB, 2024
Foto karya Presiden Jokowi dipamerkan dalam pameran foto ANTARA "Legasi Jokowi"
11 October 2024 22:55 WIB, 2024
Stafsus Presiden beri tanggapan soal gugatan Rizieq Shihab kepada Jokowi
07 October 2024 13:08 WIB, 2024
China menyoroti menguatnya hubungan bilateral di bawah Xi Jinping-Jokowi
20 September 2024 15:46 WIB, 2024