BP2MI minta pekerja migran Indonesia menyiapkan mental agar bekerja baik
Rabu, 8 November 2023 7:09 WIB
Kepala BP2MI Benny Rhamdani (kedua kanan) dalam acara pelepasan 44 pekerja migran Indonesia skema Government to Government (G to G) ke Korea Selatan di Jakarta, Selasa (7/11/2023). (ANTARA/ Zubi Mahrofi)
Jakarta (ANTARA) - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meminta para pekerja migran Indonesia untuk menyiapkan mental sebelum berangkat ke negara penempatan agar dapat bekerja dengan baik sehingga citra positif Indonesia tetap terjaga.
"Banyak pekerjaan migran yang kaburan dari sektor perikanan, itu dikeluhkan pihak Korea Selatan, ini memalukan negara kita, akibat satu dua orang. Makanya kuatkan mental sebelum berangkat ke negara penempatan," ujar Kepala BP2MI Benny Rhamdani di Jakarta, Selasa.
Dalam acara pelepasan 44 pekerja migran Indonesia skema Government to Government (G to G) ke Korea Selatan, ia mengingatkan pekerja migran senantiasa mengingat tujuan awal bekerja di Korea Selatan.
"Jangan sampai karena seringnya pekerja migran Indonesia kabur, menyebabkan pihak Korea Selatan menutup peluang kerja untuk Indonesia ke depannya sehingga menutup kesempatan kerja teman-teman sebangsa di masa depan," katanya.
Sebagai penyumbang devisa terbesar kedua RI, BP2MI akan terus berupaya menyuarakan keberpihakan kepada pekerja migran Indonesia dengan berbagai cara, seperti pembangunan fasilitas fast track jalur cepat keimigrasian, help desk, lounge Very Very Important Person (VVIP) hingga Kredit Tanpa Agunan (KTA) Bank BNI.
Saat ini, BP2MI juga telah mendorong pembebasan bea pajak masuk barang-barang milik pekerja migran Indonesia kepada sejumlah kementerian.
"Sekarang saya sedang mendorong Direktorat Bea Cukai di Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian PUPR, untuk mewujudkan relaksasi pajak barang masuk, pembebasan biaya IMEI, serta rumah subsidi untuk para pekerja migran Indonesia," katanya.
Ia menekankan BP2MI tetap berjuang memberi para pahlawan devisa dengan berbagai fasilitas, layaknya pahlawan sesungguhnya.
"Maka di luar negeri jagalah perilaku, dan buat Indonesia membanggakan di mata dunia," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Benny juga menyampaikan bahwa tren penempatan pekerja migran Indonesia terus mengalami peningkatan. Tercatat pada 2021 sebanyak 72.624 penempatan pekerja migran Indonesia.
Pada 2022 meningkat menjadi 200.761 penempatan PMI dan pada tahun ini hingga 5 November 2023 sudah mencapai 240.535 penempatan pekerja migran Indonesia.
"Pada 2023 ini kita menargetkan 250.000 penempatan pekerja migran Indonesia, target tahun ini insyaallah tercapai," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BP2MI minta pekerja migran Indonesia siapkan mental agar bekerja baik
"Banyak pekerjaan migran yang kaburan dari sektor perikanan, itu dikeluhkan pihak Korea Selatan, ini memalukan negara kita, akibat satu dua orang. Makanya kuatkan mental sebelum berangkat ke negara penempatan," ujar Kepala BP2MI Benny Rhamdani di Jakarta, Selasa.
Dalam acara pelepasan 44 pekerja migran Indonesia skema Government to Government (G to G) ke Korea Selatan, ia mengingatkan pekerja migran senantiasa mengingat tujuan awal bekerja di Korea Selatan.
"Jangan sampai karena seringnya pekerja migran Indonesia kabur, menyebabkan pihak Korea Selatan menutup peluang kerja untuk Indonesia ke depannya sehingga menutup kesempatan kerja teman-teman sebangsa di masa depan," katanya.
Sebagai penyumbang devisa terbesar kedua RI, BP2MI akan terus berupaya menyuarakan keberpihakan kepada pekerja migran Indonesia dengan berbagai cara, seperti pembangunan fasilitas fast track jalur cepat keimigrasian, help desk, lounge Very Very Important Person (VVIP) hingga Kredit Tanpa Agunan (KTA) Bank BNI.
Saat ini, BP2MI juga telah mendorong pembebasan bea pajak masuk barang-barang milik pekerja migran Indonesia kepada sejumlah kementerian.
"Sekarang saya sedang mendorong Direktorat Bea Cukai di Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian PUPR, untuk mewujudkan relaksasi pajak barang masuk, pembebasan biaya IMEI, serta rumah subsidi untuk para pekerja migran Indonesia," katanya.
Ia menekankan BP2MI tetap berjuang memberi para pahlawan devisa dengan berbagai fasilitas, layaknya pahlawan sesungguhnya.
"Maka di luar negeri jagalah perilaku, dan buat Indonesia membanggakan di mata dunia," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Benny juga menyampaikan bahwa tren penempatan pekerja migran Indonesia terus mengalami peningkatan. Tercatat pada 2021 sebanyak 72.624 penempatan pekerja migran Indonesia.
Pada 2022 meningkat menjadi 200.761 penempatan PMI dan pada tahun ini hingga 5 November 2023 sudah mencapai 240.535 penempatan pekerja migran Indonesia.
"Pada 2023 ini kita menargetkan 250.000 penempatan pekerja migran Indonesia, target tahun ini insyaallah tercapai," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BP2MI minta pekerja migran Indonesia siapkan mental agar bekerja baik
Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor : Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KJRI Penang fasilitasi pemulangan puluhan pekerja migran Indonesia ke tanah air
11 December 2025 16:36 WIB
Dubes Hermono terima kunjungan Indonesian Diaspora Network Global di Kuala Lumpur
27 November 2025 16:43 WIB
Aksi dramatis pekerja migran asal Sumbar untuk kabur dari majikan di Malaysia
18 November 2025 22:16 WIB
Terpopuler - Kabar Migran
Lihat Juga
KJRI Johor bantu pulangkan 86 WNI, puluhan di antaranya dalam kondisi rentan
05 February 2026 16:20 WIB