Malaysia menyerukan masa depan yang adil di KTT PBB
Senin, 23 September 2024 11:48 WIB
Tangkapan layar - Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan menjawab pertanyaan senat dalam Sidang Dewan Negara yang diikuti daring di Kuala Lumpur, Senin (29/7/2024). ANTARA/Virna P Setyorini/am.
Ankara (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan, Minggu (22/9), menyerukan untuk dunia di mana tidak ada anak yang tidur dalam keadaan lapar, pendidikan adalah hak dan negara-negara selatan diakui sebagai inovator teknologi, bukan hanya konsumen.
Berbicara di Konferensi Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (KTT PBB) tentang Masa Depan di New York, Hasan menyoroti tantangan global yang mendesak, termasuk situasi di Gaza, dampak perubahan iklim, dan kesenjangan pembangunan antara negara-negara di belahan bumi selatan dan utara.
Dia menekankan perlunya segera mengatasi keamanan pangan, akses ke pendidikan dan perubahan iklim.
Hasan menunjukkan bahwa jutaan anak di seluruh dunia kehilangan hak atas pendidikan dan menekankan pentingnya menjembatani kesenjangan ilmiah dan teknologi antara negara-negara di belahan bumi selatan dan utara.
Dia juga mengusulkan untuk mempertahankan kerja sama medis yang dimulai selama pandemi COVID-19 dan mendirikan dana sains global untuk mendorong solusi inovatif terhadap tantangan global.
Dia juga menyerukan kerja sama, bukan persaingan global, dalam membentuk masa depan yang lebih adil.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Malaysia serukan masa depan yang adil di KTT PBB
Berbicara di Konferensi Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (KTT PBB) tentang Masa Depan di New York, Hasan menyoroti tantangan global yang mendesak, termasuk situasi di Gaza, dampak perubahan iklim, dan kesenjangan pembangunan antara negara-negara di belahan bumi selatan dan utara.
Dia menekankan perlunya segera mengatasi keamanan pangan, akses ke pendidikan dan perubahan iklim.
Hasan menunjukkan bahwa jutaan anak di seluruh dunia kehilangan hak atas pendidikan dan menekankan pentingnya menjembatani kesenjangan ilmiah dan teknologi antara negara-negara di belahan bumi selatan dan utara.
Dia juga mengusulkan untuk mempertahankan kerja sama medis yang dimulai selama pandemi COVID-19 dan mendirikan dana sains global untuk mendorong solusi inovatif terhadap tantangan global.
Dia juga menyerukan kerja sama, bukan persaingan global, dalam membentuk masa depan yang lebih adil.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Malaysia serukan masa depan yang adil di KTT PBB
Pewarta : Cindy Frishanti Octavia
Editor : Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wapres Gibran umumkan kebijakan bebas visa untuk Afrika Selatan di CEO Forum Johannesburg
22 November 2025 13:43 WIB
PM Malaysia sakit tulang belakang usai pimpin KTT ASEAN dan hadiri pertemuan APEC
02 November 2025 11:04 WIB
Indonesia usul lembaga terkait di ASEAN koordinasi atasi kejahatan transnasional
29 October 2025 4:58 WIB
Menlu Sugiono: Presiden Prabowo pulang lebih awal dari KTT ASEAN karena hal mendesak
28 October 2025 22:17 WIB
Terpopuler - Dunia
Lihat Juga
Di hadapan Modi, Anwar: Komunitas India bagian penting dalam pembangunan Malaysia
07 February 2026 21:31 WIB
Sikapi "Doktrin Monroe" dan "Trump Corollary", Malaysia ambil pendekatan pragmatis
05 February 2026 19:14 WIB
Dino Patti: Prabowo tekankan RI bisa keluar BoP jika bertentangan prinsip nasional
04 February 2026 22:30 WIB