Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA Benny Siga Butarbutar menyampaikan bahwa ANTARA siap untuk menjadi amplifikator siaran Piala Dunia 2026 yang akan ditayangkan TVRI, saat rapat bersama Komisi VII DPR RI, Rabu.

Menurut Benny, ANTARA punya kepentingan sebagai amplifikator agar kompetisi sepak bola dunia setiap empat tahunan itu bisa benar-benar dinikmati oleh masyarakat.

Selain itu, dia pun ingin ANTARA memberikan makna yang lebih dalam tentang sejarah keikutsertaan Indonesia dalam Piala Dunia.

"ANTARA sangat mendukung apa yang disampaikan oleh rekan sejawat kami, TVRI, dan juga kami bersama-sama RRI mendukung sepenuhnya TVRI untuk menjadikan Piala Dunia sebagai ajang yang benar-benar menjadi kekuatan kami selaku media pemerintah," kata Benny di kompleks parlemen, Jakarta.

Dia mengatakan pesan-pesan bermakna itu akan diamplifikasi dalam aktivitas nonton bareng (nobar). Dengan begitu, ANTARA juga akan memperluas informasi tentang Piala Dunia yang disiarkan TVRI.

"Kami juga akan melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya memperluas informasi mengenai Piala Dunia dan juga di daerah-daerah yang saat ini masih terkena bencana," katanya.

Di samping itu, Benny menyampaikan bahwa ANTARA akan meliput langsung Piala Dunia 2026 ke Amerika, Kanada, dan Meksiko. Nantinya, ANTARA akan menyiapkan laman khusus untuk pemberitaan aktif seputar Piala Dunia.

"Kemudian juga akan melakukan roadshow podcast redaksi olahraga dan melakukan aktivasi Piala Dunia 2026 melalui media sosial dan juga siaran langsung, serta diseminasi pesan-pesan positif negara terkait Piala Dunia dan juga pembangunan pesan-pesan pembangunan lainnya," katanya.

 

 


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ANTARA siap jadi amplifikator Piala Dunia saat rapat di DPR