Kuala Lumpur, (AntaraKL) - Duta Besar RI di Kuala Lumpur Rusdi Kirana membuka resmi acara Jambore Anak Indonesia di Sabah-Malaysia (JAIM) ke-5 bertempat di hutan rekreasi Taliwas, Lahad Datu, Sabah, Rabu (26/9).
  Duta Besar RI di Kuala Lumpur Rusdi Kirana membuka resmi acara Jambore Anak Indonesia di Sabah-Malaysia (JAIM) ke-5 bertempat di hutan rekreasi Taliwas, Lahad Datu, Sabah, Rabu (26/9). 
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Konjen Kota Kinabalu, Krishna Djelani, Konsul RI Tawau, Sulistijo Djati Ismojo, dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Ari Purbayanto dan tamu undangan dari Pengakap (Pramuka) Malaysia.

Sebelum membuka secara resmi JAIM, Dubes Kirana berkesempatan untuk berdialog dan temu kangen dengan para guru.

Rusdi Kirana menyosialisasikan visi dan misi di bidang perlindungan warga Indonesia di Malaysia khususnya kemudahan akses pendidikan.

Dubes menegaskan komitmen untuk membantu nasib TKI perempuan dan hak pendidikan anak-anak TKI.

Dubes Rusdi juga memotivasi para guru untuk terus meningkatkan kapasitas dan memperbaiki nasib termasuk mencoba berwirausaha di Indonesia.

Dalam sambutannya ketika menjadi pembina upacara, Dubes Rusdi Kirana menyampaikan harapan agar kegiatan JAIM dapat mendorong kecintaan anak-anak Indonesia terhadap bangsa dan negara.

JAIM diselenggarakan dalam rangka pembinaan murid CLC warga negara Indonesia yang kebanyakan lahir dan besar di Sabah, Malaysia, agar memiliki pengetahuan dan kecintaan terhadap tanah air.

JAIM telah terlaksana sebanyak empat kali dan 2018 ini adalah lima kalinya. Jumlah peserta JAIM 5 adalah 528 anak dari 44 CLC.
Mereka didampingi 81 orang guru dan 85 orang guru panitia.

 

Pewarta : Agus Setiawan
Editor : Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2024