Wapres minta KAHMI perkuat entrepreneurship

id Wapres, Kahmi

Wapres saat memberikan sambutan penutupan Munas KAHMI (Foto ANTARA / Rudi Gunawan) (1)

"Jangan terlalu banyak berharap untuk menjadi birokrat dan pemerintahan karena porsinya sangat sedikit," katanya.
Medan, (AntaraKL) - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dapat memperkuat minat dan kemampuan kader dan alumni HMI di bidang kewirausahaan.

Ketika menutup Munas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Ke-10 di Istana Maimun Medan, Minggu, Wapres mengatakan, alumni HMI selama ini selalu mayoritas berada di tiga sektor profesi yakni politisi, akademisi, dan birokrat.

Namun pihaknya menilai persentase alumni HMI yang menjadi pengusaha masih sangat minim.

Karena itu, sebagai wadah berhimpun kalangan alumni HMI, KAHMI diminta dapat menumbuhkan minat dan kemampuan kader dan alumni organisasi kemahasiswaan tersebut dan berwirausaha.

Wapres yang juga alumni HMI tersebut mengharapkan kader organisasi kemahasiswaan terbesar di Indonesia tidak selalu berharap untuk menjadi birokrat dan bekerja di pemerintahan.

"Jangan terlalu banyak berharap untuk menjadi birokrat dan pemerintahan karena porsinya sangat sedikit," katanya.

Menurut Wapres, dengan jumlah alumni yang sangat banyak, bahkan terbanyak dibandingkan dengan organisasi kemahasiswaan lain, Kahmi diharapkan memiliki peranan besar dalam memajukan perekonomian bangsa.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, alumni HMI diminta memiliki kemampuan di bidang ekonomi dan Kahmi perlu mendorong kader HMI untuk menekuni usaha yang dapat memberikan manfaat besar bagi bangsa.

Peranan KAHMI dalam memperkuat perekonomian bangsa diharapkan dapat semakin meningkatkan kerukunan dan keharmonisan bangsa, sekaligus mengurangi potensi kesenjangan masyarakat.

"Harmoni apapun yang kita harapkan tanpa kemakmuran dan ekonomi yang adil, tidak akan tercapai, tetap saja ada masalah-masalah," katanya.
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar