Filter air wakaf diserahkan ke SIKL

id Sekolah Indonesia Kuala Lumpur

Kepala SIKL Agustinus Suharto dan Ketua Komite SIKL Hardjito didampingi anak-anak SD mencoba filter air (Foto ANTARA / Agus) (1)

"Ini membuktikan potensi kebersamaan ada. Kedepan akan membuka kreasi yang lain," katanya.
Kuala Lumpur, (AntaraKL) - Tiga buah filter air wakaf yang penggalangan dananya diorganisir oleh Komite Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) secara resmi diserahkan kepada Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), Senin. 

Penyerahan dilakukan oleh Ketua Komite SIKL, Hardjito kepada Kepala SIKL, Agustinus Suharto usai upacara bendera di sekolah tersebut.

Penyerahan tersebut turut disaksikan oleh guru-guru SIKL, anggota Komite SIKL, koordinator kelas dan dua siswa SD yang secara simbolis minum dari filter air tersebut.

Ketua Komite SIKL, Hardjito dalam sambutannya mengatakan penggalangan wakaf filter air tersebut tidak membutuhkan waktu lama namun hanya memerlukan waktu dua hari.

"Ini membuktikan potensi kebersamaan ada. Kedepan akan membuka kreasi yang lain," katanya.

Dia mengatakan hari ini ada tiga mesin filter air yang diserahkan ke sekolah dan dipasang di SD, TK serta SMA.

"Alhamdulillah kita bisa mengumpulkan uang wakaf RM 10.650. Tiga mesin ini gratis pemeliharaan tiga tahun dan pemeliharaan filter. Untuk yang SMA tekanan airnya perlu didorong pipa kecil. Minggu ini Insyallah siap semua," katanya.

Dia mengatakan setiap niat baik kalau bisa dilakukan secepatnya sehingga bisa terwujud.

"Bapak kepala sekolah terima kasih sudah mengingatkan anak-anak untuk pemeliharannya. Semoga apa yang dilakukan mendapat berkah," katanya.

Kepala SIKL Agustinus Suharto pada kesempatan tersebut mengatakan atas nama siswa pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Komite SIKL.

"Ucapan terima kasih kita, anak-anaku adalah dengan menggunakan dan merawatnya," katanya.

Dia mengharapkan bantuan filter air dari dana wakaf tersebut bisa bermanfaat.

"Semoga filter air ini bermanfaat. Ini tanda kehidupan. Semoga berkah dan bisa lama dipakai. Filter air yang lama sudah jadi bangkai," katanya.

Agustinus mengatakan 10 Juli nanti ada kegiatan besar di SIKL sedangkan alumni kita ribuan jumlahnya sehingga komite dan sekolah bisa mengerjakan bersama-sama.

Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar