Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Malaysia dan Jerman sepakat perkuat kerja sama pertahanan strategis

Rabu, 4 Februari 2026 06:12 WIB
Image Print
Ilustrasi - Bendera Malaysia. ANTARA/Pixabay/pri.

Kuala Lumpur (ANTARA) - Malaysia dan Jerman menyatakan komitmen untuk terus memperkuat hubungan pertahanan bilateral, guna meningkatkan kerja sama pertahanan ke tingkat yang lebih strategis.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan Duta Besar Jerman untuk Malaysia, Silke Riecken-Daerr, dengan Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa.

Mohamed Khaled, seperti dilaporkan BERNAMA, mengatakan dalam pertemuan tersebut bahwa ia dan duta besar Jerman juga membahas rencana untuk menyelesaikan Joint Declaration of Intent (JDOI) di sela-sela Konferensi Keamanan Munich (Munich Security Conference/MSC) 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Februari.

Diskusi juga menyentuh kerja sama industri pertahanan dengan Jerman sejalan dengan Kebijakan Industri Pertahanan Nasional (DIPN) Malaysia, serta dukungan Jerman untuk pertahanan Malaysia melalui Inisiatif Enable and Enhance (E&E).

E&E adalah inisiatif bantuan keamanan dari pemerintah Jerman yang bertujuan untuk membantu mitra strategis meningkatkan kemampuan militer dan keamanan mereka, khususnya di kawasan Indo-Pasifik.

"Implementasi Inisiatif E&E, yang dimulai pada tahun 2024, mencakup proposal untuk meningkatkan fasilitas pelatihan militer. Diskusi juga mencakup keterlibatan industri pertahanan Jerman dalam pameran Defence Services Asia (DSA) 2026," kata Khaled.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Malaysia dan Jerman sepakat perkuat kerja sama pertahanan strategis



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026