
Prabowo: Program MBG berhasil dorong peningkatan konsumsi rumah tangga

Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan program Makan Bergizi Gratis atau MBG berhasil mendorong peningkatan jumlah konsumsi rumah tangga dan ekonomi lapisan bawah di berbagai daerah dalam setahun terakhir.
Dalam agenda Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat, Presiden menyampaikan bahwa sejumlah kepala daerah mulai melaporkan dampak nyata dari kebijakan pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Setelah kita bekerja satu tahun, mulai beberapa hari ini, beberapa minggu ini, saya dapat laporan dari kepala-kepala daerah, beberapa gubernur, beberapa bupati, sekarang mereka baru melihat hasil riil, dampak riil dari berbagai kebijakan kita," kata Prabowo saat berpidato pada topik MBG.
Menurut Presiden, laporan dari para kepala daerah tersebut juga diperkuat para pelaku industri dan perdagangan yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).
Dalam pertemuan dengan jajaran pimpinan Apindo baru-baru ini di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, kata Presiden, para pelaku usaha melaporkan bahwa konsumsi rumah tangga pada Januari mengalami peningkatan.
Presiden mengatakan kenaikan tersebut tidak terlepas dari dampak MBG yang mampu mendorong aktivitas ekonomi hingga ke tingkat desa dan kecamatan.
"Mereka katakan, (pelaku bisnis, red) bahwa MBG telah mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga ini dan mendorong pertumbuhan di desa-desa, di kecamatan-kecamatan, di lapisan yang paling bawah dari ekonomi kita. Dari sinilah, dari lapisan paling bawah Indonesia akan bangkit menjadi ekonomi yang dinamis," kata Prabowo.
Kepala Negara juga menyatakan keyakinannya bahwa kinerja ekonomi Indonesia pada tahun ini akan menunjukkan hasil yang sangat baik.
Presiden menyatakan bahwa pemerintah berfokus bekerja untuk kepentingan rakyat, terlepas dari berbagai pandangan pesimistis terhadap kemampuan bangsa.
Selain peningkatan konsumsi, Presiden mengungkapkan bahwa para kepala daerah turut melaporkan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka di wilayah masing-masing.
"Para kepala daerah melaporkan, di daerah-daerah mereka sudah melihat kemiskinan menurun. Mereka sudah merasakan pengangguran terbuka menurun, mereka juga melihat tren bahwa jumlah orang bekerja meningkat," kata Presiden.
Mengenai program MBG, Presiden menambahkan hingga saat ini program tersebut telah menjangkau sekitar 60,2 juta penerima manfaat, yang meliputi anak-anak, ibu hamil, serta lanjut usia yang hidup sendiri tanpa pendamping.
Program ini dinilai menjadi salah satu pendorong utama pemerataan kesejahteraan sekaligus penguatan fondasi ekonomi nasional.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dampak nyata MBG, Prabowo: Konsumsi rumah tangga meningkat
Pewarta : Andi Firdaus
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
