KH Ma`ruf Amin bertemu Mahathir Mohamad

id Ma'ruf Amin,Mahathir

Calon Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma`ruf Amin didampingi Dubes Rusdi kirana bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Dr. Mahatir Muhammad di kediamannya Mines Residance, Kembangan, Kuala Lumpur, Sabtu. (1)

"Periode pertama Pak Jokowi baru orientasi. Pekerjaan sudah terlihat dengan membangun infrastruktur membikin Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar dan lain-lain. Ini sudah banyak dikerjakan karena itu kalau bisa meneruskan efektif karena beri
Kuala Lumpur, (AntaraKL) - Calon Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma`ruf Amin bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Dr. Mahatir Muhammad di kediamannya Mines Residance, Kembangan, Kuala Lumpur, Sabtu.

Saat pertemuan Ma`ruf didampingi Dubes RI di Kuala Lumpur, Rusdi Kirana dan sejumlah pejabat KBRI Kuala Lumpur.

Makruf Amin hadir bersama keluarga dan sejumlah stafnya yang mendampingi dari Jakarta.

Setelah pertemuan Ma`ruf bertemu dengan Diaspora Indonesia Chapter Malaysia yang dipimpin Datuk Sri Chairul Anhar pada sebuah rumah makan di Malaysia Tourism Information Center (Matic) Jalan Ampang.

"Saya bertemu Mahathir untuk bersilaturahmi terutama untuk mempererat hubungan persahabatan Indonesia - Malaysia supaya bekerja sama lebih baik lagi dan banyak kerja sama yang kita kembangkan," katanya kepada wartawan usai menghadiri acara Diaspora.

Secara khusus, ujar Ma`ruf, pihaknya meminta kepada Mahathir agar para tenaga kerja Indonesia (TKI) yang terancam hukuman mati terutama yang bukan narkoba diringankan hukumannya apalagi dibebaskan.

"Beliau berjanji akan memperjuangkan. Tadi juga dibicarakan tentang perlindungan TKI ke depan yang lebih terencana dan terpola secara sistematis. Ini bukan hanya di Malaysia tetapi di dunia secara khusus di Malaysia," katanya.

Dia juga berharap agar WNI di Malaysia bisa mempunyai masa depan yang lebih baik.

Saat berpidato Makruf mengatakan selaku cawapres pihaknya nanti ingin menyiapkan "runway" atau landasan pada 2024 agar Indonesia bisa tinggal landas.

"Periode pertama Pak Jokowi baru orientasi. Pekerjaan sudah terlihat dengan membangun infrastruktur membikin Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar dan lain-lain. Ini sudah banyak dikerjakan karena itu kalau bisa meneruskan efektif karena berikutnya sudah tidak ikut pilpres lagi," katanya.

Karena itu, ujar dia, kalau dibangun landasan yang kuat setelah 2024 bisa berjalan dengan baik.

Dia juga menyoroti saat ini masih ada konflik ideologis Islam dan Pancasila padahal Islam dan kebangsaan harus sudah selesai.

Turut hadir saat acara tersebut perwakilan dari Muhammadiyah Malaysia, Nahdlatul Ulama Malaysia, perwakilan organisasi massa daerah dan para profesional asal Indonesia di Kuala Lumpur.

Minggu (10/9) Ma`ruf Amin menghadiri ulang tahun Jam’iyatul Kiflaini ke-14 dan Istighotsah Akbar di Hotel Adamson. 

Dalam pidatonya pada kesempatan tersebut Ma’ruf Amin menekankan pentingnya konsensus nasional Pancasila dan UUD 45 sebagai dasar pemersatu bangsa Indonesia, serta agar semua pihak menjauhkan konflik ideologis dalam rangka membangun kejayaan Indonesia ke masa depan.





 
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar