Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Singapura akan larang iklan minuman yang mengandung gula

Kamis, 10 Oktober 2019 19:00 WIB
Image Print
Ilustrasi gula (Shutterstock)

Singapura (ANTARA) - Menurut rencana Singapura akan melarang iklan minuman yang mengandung kadar gula tinggi, demikian laporan media pada Kamis, saat pemerintah berusaha menanggulangi diabetes di negara kota tersebut.

Minuman ringan tertentu dengan kadar gula tinggi dan jus akan diharuskan memiliki label kemasan "tidak sehat" berdasarkan tindakan yang bergulir selama empat tahun belakangan, kata Edwin Tong, Menteri Negara Senior Urusan Kesehatan, yang dikutip surat kabar Strait Times dan lembaga penyiaran Channel NewsAsia.

Tindakan Singapura tampaknya bergerak lebih jauh dibandingkan dengan tindakan Meksiko, Inggris dan Kanada --yang membatasi kapan iklan buat minuman dan makanan tinggi-kalori dapat ditayangkan di televisi.

Larangan itu berlaku untuk seluruh televisi, media cetak, baliho dan saluran daring seperti jejaring media sosial, kata Reuters --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis.

Singapura yang kaya memiliki salah satu angka diabetes paling tinggi di dunia, sebagian karena penduduknya yang dengan cepat menjadi tua dan budaya makan di pusat jajanan murah.

Kementerian Kesehatan belum menanggapi permintaan komentar.

Sumber: Reuters




Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026