Kuala Lumpur (ANTARA) - Komisi Kompetisi Malaysia (MyCC) melalui tim khusus sedang mengevaluasi laporan investigasi atas dugaan kartel di industri unggas negara tersebut.

MyCC dalam pernyataan di Kuala Lumpur, Selasa, menyebutkan Ketua MyCC Mohd Hishamudin Md Yunus dan delapan anggotanya Senin (27/6) malam telah bertemu untuk mendengarkan presentasi laporan investigasi oleh tim khusus.

Sesuai dengan arahan Dewan Aksi Nasional untuk Biaya Hidup (NACCOL) awal 2022 lalu, MyCC membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan kartel di industri unggas.

Menurut komisi, jika ada bukti kartel, keputusan yang diusulkan berdasarkan Bagian 36 Undang-Undang (UU) Persaingan Tahun 2010 akan dikeluarkan terhadap pihak-pihak terkait.

Namun jika tidak ada bukti yang menunjukkan unsur pelanggaran, MyCC akan menutup penyelidikan sesuai dengan Bagian 16 UU yang sama.

Setelah keputusan yang diusulkan dikeluarkan, pihak-pihak terkait akan diberikan kesempatan untuk mengajukan pembelaannya melalui perwakilan tertulis dan atau lisan kepada MyCC.

MyCC akan mengeluarkan keputusan akhir untuk menentukan apakah telah terjadi pelanggaran berdasarkan Undang-Undang Persaingan 2010.

Jika terjadi pelanggaran, ia mengatakan MyCC akan mengenakan denda finansial hingga 10 persen dari omset di seluruh dunia dan atau memberlakukan arahan tertentu yang dianggap tepat oleh MyCC.

Baca juga: Malaysia mulai berlakukan larangan ekspor ayam mulai 1 Juni
Baca juga: Pemerintah Malaysia akan beri izin khusus ekspor beberapa komoditas ayam


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: MyCC evaluasi laporan investigasi dugaan kartel di industri unggas

Pewarta : Virna P Setyorini
Editor : Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2024