PLBN Terpadu Serasan di Natuna segera beroperasi
Jumat, 17 Februari 2023 16:55 WIB
Foto Arsip - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Serasan, Natuna, Kepri beberapa waktu lalu. (ANTARA/Cherman)
Natuna (ANTARA) - Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan pemerintah Indonesia sudah selesai membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu di Serasan, Natuna, pada 2022 dan segera dioperasionalkan.
"PLBN ini berkepentingan dalam mendukung percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi, terutama pada sektor kelautan perikanan, pariwisata dan pemenuhan komoditi kebutuhan bahan pokok masyarakat, selain menjaga kedaulatan perbatasan tentunya," kata Ansar di Natuna, Jumat.
Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BP2D) Provinsi Kepulauan Riau Doli Boniara mengatakan pemerintah Malaysia telah siap membuka pintu perbatasan antara Sematan di Malaysia dan Serasan di Natuna, Indonesia.
Menurut dia, kedua belah pihak sudah sepakat ketika delegasi dari kedua negara bertemu pada 14 sampai 16 Februari 2023 di Serawak, Malaysia.
"Pemerintah Malaysia akan membuka koneksi perbatasan antara Sematan dan Serasan," kata Doli seraya mengharapkan pos lintas batas ini berdampak ekonomi kepada masyarakat Serasan dan Natuna.
Menurut Doli, PLBN harus dilengkapi sarana dan prasarana ekspor, seperti cool storage, agar meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Kedua negara juga telah menyepakati pas khusus yang dapat dipergunakan untuk melintas dan bertransaksi serta berwisata dari Malaysia ke Serasan dan sebaliknya.
"Nanti warga setempat tidak harus punya paspor. Ada pas khusus yang berlaku di perbatasan keduanya," kata Doli.
Beberapa agenda telah dilaksanakan kedua delegasi, termasuk menyusun rancangan teks Boarder Crossing Agreement (BCA) RI-Malaysa, penentuan titik koordinat exit-entry point, penukaran spesimen pas lintas batas, dan membahas rencana penandatanganan BCA oleh menteri dalam negeri kedua negara pada 2023.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PLBN Serasan di Natuna segera beroperasi
"PLBN ini berkepentingan dalam mendukung percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi, terutama pada sektor kelautan perikanan, pariwisata dan pemenuhan komoditi kebutuhan bahan pokok masyarakat, selain menjaga kedaulatan perbatasan tentunya," kata Ansar di Natuna, Jumat.
Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BP2D) Provinsi Kepulauan Riau Doli Boniara mengatakan pemerintah Malaysia telah siap membuka pintu perbatasan antara Sematan di Malaysia dan Serasan di Natuna, Indonesia.
Menurut dia, kedua belah pihak sudah sepakat ketika delegasi dari kedua negara bertemu pada 14 sampai 16 Februari 2023 di Serawak, Malaysia.
"Pemerintah Malaysia akan membuka koneksi perbatasan antara Sematan dan Serasan," kata Doli seraya mengharapkan pos lintas batas ini berdampak ekonomi kepada masyarakat Serasan dan Natuna.
Menurut Doli, PLBN harus dilengkapi sarana dan prasarana ekspor, seperti cool storage, agar meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Kedua negara juga telah menyepakati pas khusus yang dapat dipergunakan untuk melintas dan bertransaksi serta berwisata dari Malaysia ke Serasan dan sebaliknya.
"Nanti warga setempat tidak harus punya paspor. Ada pas khusus yang berlaku di perbatasan keduanya," kata Doli.
Beberapa agenda telah dilaksanakan kedua delegasi, termasuk menyusun rancangan teks Boarder Crossing Agreement (BCA) RI-Malaysa, penentuan titik koordinat exit-entry point, penukaran spesimen pas lintas batas, dan membahas rencana penandatanganan BCA oleh menteri dalam negeri kedua negara pada 2023.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PLBN Serasan di Natuna segera beroperasi
Pewarta : Cherman
Editor : Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sekitar 60.000 orang tewas di Malaysia 10 tahun terakhir akibat kecelakaan
11 October 2025 21:34 WIB
Tiga jenazah WNI asal NTB korban kecelakaan lalu lintas di Malaysia dipulangkan
29 November 2024 4:48 WIB, 2024
Wayang Sasak jadi media komunikasi lintas budaya yang harus berteman zaman
17 October 2024 12:54 WIB, 2024
Konsul RI Tawau cek persiapan pembangunan jalur lintas batas Kaltara-Sabah
07 October 2024 18:17 WIB, 2024
Bangladesh memperingatkan Myanmar untuk hentikan baku tembak lintas batas
21 June 2024 12:58 WIB, 2024
Uskup Agung Semarang sampaikan selamat Idul Fitri di Masjid Agung Jawa Tengah
10 April 2024 9:13 WIB, 2024
Terpopuler - Ekonomi dan Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam melambung Rp52.000, sentuh angka Rp2,968 juta/gr pada Rabu
28 January 2026 10:52 WIB
Diaspora harap kehadiran Presiden Prabowo di WEF buka keran investasi ke RI
22 January 2026 14:12 WIB