Menpora Malaysia Tarik Buku Merah Putih Terbalik
Minggu, 20 Agustus 2017 15:43 WIB
SEA Games 2017 (1)
Kuala Lumpur, (AntaraKL.Com) - Menteri Pemuda dan Olah Raga Malaysia, Khairy Jamaluddin mengatakan pihaknya telah meminta panitia agar buku SEA Games yang memuat bendera Merah Putih terbalik tidak diedarkan lagi.
"Saya telah mengarahkan agar buku tersebut tidak diedarkan lagi dan meminta percetakan yang baru dibuat agar membetulkan kekhilafan," ujar Khairy saat jumpa pers bersama Menpora RI, Imam Nahrawi di Kuala Lumpur, Minggu.
Khairy mengatakan pihaknya akan mengantarkan kembali buku-buku baru yang sudah dicetak kepada para tamu kehormatan seperti perwakilan pemerintah se-ASEAN sebagai buku pengganti.
"Saya sudah menginformasikan kepada Pak Imam bahwa Menteri Luar Negeri Indonesia telah berhubungan dengan Menteri Luar Negeri Malaysia. Satu permohonan resmi akan disampaikan pemerintah Malaysia melalui Kemenlu Malaysia," katanya.
Khairy mengharapkan agar permintaan maaf secara lisan dan tertulis bisa diterima warga negara Indonesia sehingga terus membina hubungan kedua negara.
"Dengan semangat setia kawan dan serumpun saya berharap agar permintaan maaf ini diterima pemerintah Indonesia. Hubungan ini saya rasa banyak yang lebih baik daripada kekurangannya. Melalui SEA Games ini kita dapat mengeratkan silaturahim dan melanggengkan persahabatan," katanya.
Menteri Pemuda dan Olah Raga Indonesia, Imam Nahrawi mengatakan momentum SEA Games menjadi pertemuan seluruh negara ASEAN untuk menguatkan persahabatan dan persatuan serta menjaga kehormatan negara-negara peserta.
Karena itu, ujar dia, pihaknya memaklumi dan segera melaporkan kepada Presiden Joko Widodo agar proses lebih lanjut segera dilaksanakan dan berharap peristiwa tersebut tidak terulang kembali karena bendera adalah simbol setiap negara.
"Kami memaklumi, Menlu RI juga sudah menghubungi Menlu Malaysia. Peristiwa ini jangan membuat atlet Indonesia dan negara peserta kendor tetapi dijadikan sebagai pelajaran penting agar di masa mendatang tidak terulang kembali," katanya.
"Saya telah mengarahkan agar buku tersebut tidak diedarkan lagi dan meminta percetakan yang baru dibuat agar membetulkan kekhilafan," ujar Khairy saat jumpa pers bersama Menpora RI, Imam Nahrawi di Kuala Lumpur, Minggu.
Khairy mengatakan pihaknya akan mengantarkan kembali buku-buku baru yang sudah dicetak kepada para tamu kehormatan seperti perwakilan pemerintah se-ASEAN sebagai buku pengganti.
"Saya sudah menginformasikan kepada Pak Imam bahwa Menteri Luar Negeri Indonesia telah berhubungan dengan Menteri Luar Negeri Malaysia. Satu permohonan resmi akan disampaikan pemerintah Malaysia melalui Kemenlu Malaysia," katanya.
Khairy mengharapkan agar permintaan maaf secara lisan dan tertulis bisa diterima warga negara Indonesia sehingga terus membina hubungan kedua negara.
"Dengan semangat setia kawan dan serumpun saya berharap agar permintaan maaf ini diterima pemerintah Indonesia. Hubungan ini saya rasa banyak yang lebih baik daripada kekurangannya. Melalui SEA Games ini kita dapat mengeratkan silaturahim dan melanggengkan persahabatan," katanya.
Menteri Pemuda dan Olah Raga Indonesia, Imam Nahrawi mengatakan momentum SEA Games menjadi pertemuan seluruh negara ASEAN untuk menguatkan persahabatan dan persatuan serta menjaga kehormatan negara-negara peserta.
Karena itu, ujar dia, pihaknya memaklumi dan segera melaporkan kepada Presiden Joko Widodo agar proses lebih lanjut segera dilaksanakan dan berharap peristiwa tersebut tidak terulang kembali karena bendera adalah simbol setiap negara.
"Kami memaklumi, Menlu RI juga sudah menghubungi Menlu Malaysia. Peristiwa ini jangan membuat atlet Indonesia dan negara peserta kendor tetapi dijadikan sebagai pelajaran penting agar di masa mendatang tidak terulang kembali," katanya.
Pewarta : Agus Setiawan
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menpora RI dan Malaysia bahas prestasi olahraga, dorong kekuatan Asia Tenggara
11 February 2026 2:02 WIB
Presiden Prabowo puji keberhasilan kontingen Indonesia dalam SEA Games 2025
20 December 2025 20:39 WIB
Cabor tinju tutup perjuangan di SEA Games 2025 dengan satu emas, empat perak dan perunggu
19 December 2025 22:18 WIB
Presiden Prabowo bangun pusat olahraga seluas 500 ha untuk pembinaan jangka panjang
05 December 2025 20:56 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Wakil Perdana Menteri Tutup ASEAN Para Games, Indonesia Juara Umum
23 September 2017 20:08 WIB, 2017