Iran berkabung setelah Kerman diguncang serangan teroris
Kamis, 4 Januari 2024 9:04 WIB
bendera Iran (pixabay.com) (/)
Iran (ANTARA) - Pemerintah Iran mengumumkan hari berkabung nasional menyusul ledakan oleh serangan teroris di Kota Kerman yang menewaskan 103 orang dan melukai 211 orang.
Pemerintah Iran menyatakan Kamis sebagai hari berkabung nasional, sementara Provinsi Kerman mengumumkan hari berkabung selama tiga hari.
Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran akan mengutus delegasi ke Kerman guna melakukan inspeksi di berbagai aspek serangan teroris itu.
Juru bicara komisi itu, Abolfazl Amouei, menyebut serangan tersebut menunjukkan perjuangan syuhada Jenderal Qassem Soleimani dalam melawan terorisme adalah jalan yang tepat dan tegas akan terus dilanjutkan.
Sementara itu, juru bicara Kepolisian mengungkapkan tiga polisi tewas ketika mereka berupaya membantu orang-orang yang menjadi target ledakan Kerman.
Sejumlah media lain melansir media sosial bahwa empat polisi menjadi korban jiwa dalam insiden itu.
Dua ledakan terjadi pada saat orang-orang memperingati kematian mendiang panglima Garda Revolusi Islam Iran Jenderal Qassem Soleimani yang terbunuh dalam serangan drone AS di Bagdad, Irak, pada 3 Januari 2020.
Soleimani yang berasal dari Provinsi Kerman, dimakamkan di Astana Para Syuhada di di ibu kota provinsi itu.
Sumber: IRNA-OANA
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran nyatakan berkabung setelah Kerman diguncang serangan teroris
Pemerintah Iran menyatakan Kamis sebagai hari berkabung nasional, sementara Provinsi Kerman mengumumkan hari berkabung selama tiga hari.
Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran akan mengutus delegasi ke Kerman guna melakukan inspeksi di berbagai aspek serangan teroris itu.
Juru bicara komisi itu, Abolfazl Amouei, menyebut serangan tersebut menunjukkan perjuangan syuhada Jenderal Qassem Soleimani dalam melawan terorisme adalah jalan yang tepat dan tegas akan terus dilanjutkan.
Sementara itu, juru bicara Kepolisian mengungkapkan tiga polisi tewas ketika mereka berupaya membantu orang-orang yang menjadi target ledakan Kerman.
Sejumlah media lain melansir media sosial bahwa empat polisi menjadi korban jiwa dalam insiden itu.
Dua ledakan terjadi pada saat orang-orang memperingati kematian mendiang panglima Garda Revolusi Islam Iran Jenderal Qassem Soleimani yang terbunuh dalam serangan drone AS di Bagdad, Irak, pada 3 Januari 2020.
Soleimani yang berasal dari Provinsi Kerman, dimakamkan di Astana Para Syuhada di di ibu kota provinsi itu.
Sumber: IRNA-OANA
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran nyatakan berkabung setelah Kerman diguncang serangan teroris
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden: Penerima MBG capai 60 juta per hari, setara penduduk Afrika Selatan
13 February 2026 17:23 WIB
Terpopuler - Dunia
Lihat Juga
Anwar: Pertemuan dengan Prabowo buka ruang konstruktif hadapi konflik Asia Barat
27 March 2026 19:14 WIB
Antisipasi dampak cuaca panas, Raja Malaysia minta kesehatan pelajar diperhatikan
26 March 2026 18:52 WIB