Menristek bakal siapkan Badan Riset Inovasi Nasional
Rabu, 23 Oktober 2019 13:49 WIB
Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro (Agus Salim)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Riset Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro mengatakan akan menyiapkan Badan Riset dan Inovasi Nasional sesuai amanat UU tentang Sistem Penelitian.
"Ya nanti, saya akan menyiapkan format badan itu sesuai UU," kata Bambang Brodjonegoro usai pelantikan Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan badan itu harus dibentuk sehingga riset-riset yang ada di Indonesia terutama di organisasi pemerintah lebih terorganisasi.
Ketika ditanya apakah akan ada penghimpunan dana riset, dia mengatakan pihaknya akan memperhatikan amanat UU tentang Penelitian.
"Dan saya cari tahu dari pihak internal," kata mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas itu.
Mengenai pendidikan tinggi, ia mengatakan tidak di lembaga yang dipimpinnya tapi kembali ke Kemendikbud.
"Enggak kan itu bukan ristek tapi kembali ke asalnya. Cuma sekarang harus bikin yang baru Badan Riset dan Inovasi Nasional," katanya.
Menurut dia, dengan lembaga baru itu maka tidak hanya berhenti di riset tapi berlanjut ke inovasinya.
Ia juga mengatakan Dana Riset Abadi nantinya akan dikelola badan itu.
"Nanti dikelola di situ, kalau tidak salah Rp900 miliar tahap pertama," katanya.
"Ya nanti, saya akan menyiapkan format badan itu sesuai UU," kata Bambang Brodjonegoro usai pelantikan Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan badan itu harus dibentuk sehingga riset-riset yang ada di Indonesia terutama di organisasi pemerintah lebih terorganisasi.
Ketika ditanya apakah akan ada penghimpunan dana riset, dia mengatakan pihaknya akan memperhatikan amanat UU tentang Penelitian.
"Dan saya cari tahu dari pihak internal," kata mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas itu.
Mengenai pendidikan tinggi, ia mengatakan tidak di lembaga yang dipimpinnya tapi kembali ke Kemendikbud.
"Enggak kan itu bukan ristek tapi kembali ke asalnya. Cuma sekarang harus bikin yang baru Badan Riset dan Inovasi Nasional," katanya.
Menurut dia, dengan lembaga baru itu maka tidak hanya berhenti di riset tapi berlanjut ke inovasinya.
Ia juga mengatakan Dana Riset Abadi nantinya akan dikelola badan itu.
"Nanti dikelola di situ, kalau tidak salah Rp900 miliar tahap pertama," katanya.
Pewarta : Agus Salim
Editor : Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden tunjuk eks-Kepala OIKN sebagai Utusan Khusus Presiden kerja sama Ibu Kota Nusantara
13 June 2024 17:08 WIB, 2024
Jokowi sebut pengunduran diri Kepala dan Waka OIKN karena alasan pribadi
05 June 2024 9:43 WIB, 2024
15 pebalap muda berlaga di seri ke-4 FIM MiniGP Indonesia Series 2022
25 September 2022 19:05 WIB, 2022
Terpopuler - Headlines
Lihat Juga
Pengurus Majlis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura 2025-2027 dilantik di Selangor
27 July 2025 20:07 WIB
Sekretaris PM: Protes terhadap kepemimpinan Anwar Ibrahim hanya manuver politik
21 July 2025 11:01 WIB