MUI: Islam melarang perbuatan membunuh sesama manusia
Kamis, 14 November 2019 11:45 WIB
Ketua MUI Provinsi NTT Abdul Kadir Makarim. ANTARA/Bernadus Tokan
Kupang (ANTARA) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Abdul Kadir Makarim menegaskan, Agama Islam sangat melarang perbuatan jahat, terutama membunuh sesama manusia tanpa alasan jelas.
"Agama Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin (rahmat bagi alam semesta), dan sangat melarang perbuatan-perbuatan seperti bom bunuh diri, terutama membunuh sesama manusia tanpa alasan yang jelas," kata Abul Kadir Makarim, di Kupang, Kamis.
Dia mengemukakan hal itu, ketika menghubungi Antara untuk memberikan penjelasan seputar ajaran Agama Islam dalam kaitan dengan bom bunuh diri.
Serangan bom bunuh diri terakhir terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara pada Rabu, (13/11).
"Tidak sedikit orang yang mengaku Agama Islam, tapi tabiat atau perilakunya tidak mencerminkan Islam, diantaranya melaksanakan bom bunuh diri," katanya.
Perbuatan bom bunuh diri ini, tidak saja dilarang dalam Agama Islam seperti yang dijelaskan dalam hadist, katanya.
Dalam hadist yang artinya sebagai berikut, barang siapa yang mencekik dirinya sendiri (hingga mati), maka dia akan dicekik di neraka.
"Dan barang siapa yang menikam dirinya sendiri (hingga mati) maka dia ditikam dirinya di neraka (hadist riwayat Bukhori nomor 1365)," katanya.
Ia juga mengutip isi surat Al Maidah ayat 32 yaitu barangsiapa yang membunuh seorang manusia maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya.
"Agama Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin (rahmat bagi alam semesta), dan sangat melarang perbuatan-perbuatan seperti bom bunuh diri, terutama membunuh sesama manusia tanpa alasan yang jelas," kata Abul Kadir Makarim, di Kupang, Kamis.
Dia mengemukakan hal itu, ketika menghubungi Antara untuk memberikan penjelasan seputar ajaran Agama Islam dalam kaitan dengan bom bunuh diri.
Serangan bom bunuh diri terakhir terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara pada Rabu, (13/11).
"Tidak sedikit orang yang mengaku Agama Islam, tapi tabiat atau perilakunya tidak mencerminkan Islam, diantaranya melaksanakan bom bunuh diri," katanya.
Perbuatan bom bunuh diri ini, tidak saja dilarang dalam Agama Islam seperti yang dijelaskan dalam hadist, katanya.
Dalam hadist yang artinya sebagai berikut, barang siapa yang mencekik dirinya sendiri (hingga mati), maka dia akan dicekik di neraka.
"Dan barang siapa yang menikam dirinya sendiri (hingga mati) maka dia ditikam dirinya di neraka (hadist riwayat Bukhori nomor 1365)," katanya.
Ia juga mengutip isi surat Al Maidah ayat 32 yaitu barangsiapa yang membunuh seorang manusia maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya.
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gunung Lewotobi Laki-Laki memuntahkan abu setinggi 10 kilometer Sabtu
09 November 2024 8:58 WIB, 2024
Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT kembali erupsi setinggi 5.000 meter
07 November 2024 11:14 WIB, 2024
2.472 jiwa dilaporkan mengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi di NTT
05 November 2024 11:37 WIB, 2024
Korban meninggal akibat erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-laki bertambah
04 November 2024 13:50 WIB, 2024
Delapan orang meninggal dunia akibat letusan gunung Lewotobi di Flores
04 November 2024 7:45 WIB, 2024
Imigrasi Labuan Bajo amankan warga Filipina masuk tanpa lalui tempat pemeriksaan
13 September 2024 20:54 WIB, 2024
Menparekraf : Penerbangan AirAsia Kuala Lumpur-Labuan Bajo perkuat konektivitas ke DPSP
05 September 2024 10:50 WIB, 2024
Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT semburkan abu vulkanik setinggi 800 meter
10 June 2024 8:00 WIB, 2024
Terpopuler - Headlines
Lihat Juga
Pengurus Majlis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura 2025-2027 dilantik di Selangor
27 July 2025 20:07 WIB
Sekretaris PM: Protes terhadap kepemimpinan Anwar Ibrahim hanya manuver politik
21 July 2025 11:01 WIB