"Lockdown" di Wuhan resmi berakhir
Rabu, 8 April 2020 10:27 WIB
Petugas keamanan membuka blokade jalan di Kota Wuhan setelah status lockdown dicabut per 8 April 2020. ANTARA/HO-GT/mii
Jakarta (ANTARA) - Status penutupan wilayah (lockdown) Kota Wuhan, China, resmi berakhir per 8 April 2020 yang diikuti dengan mulai pulihnya kehidupan sehari-hari 11 juta jiwa warga Ibu Kota Provinsi Hubei.
Sejumlah media China yang dipantau ANTARA menurunkan foto-foto suka cita warga masyarakat Wuhan, khususnya kalangan anak-anak.
Pada Rabu dini hari petugas keamanan membuka blokade yang terpasang di tengah jalan selama 76 hari terhitung sejak 23 Januari 2020.
Demikian pula dengan warga yang antre di pintu masuk mal di kota ekonomi terbesar kedelapan di China itu karena harus mendapatkan pengukuran suhu tubuh oleh petugas keamanan.
"Saya akan gunakan kesempatan ini untuk berjalan-jalan sebebasnya," kata Hou, warga Wuhan sebagaimana dikutip media resmi setempat.
Hingga Selasa (7/4) malam di Wuhan hanya menyisakan 181 pasien positif COVID-19.
Sejumlah media China yang dipantau ANTARA menurunkan foto-foto suka cita warga masyarakat Wuhan, khususnya kalangan anak-anak.
Pada Rabu dini hari petugas keamanan membuka blokade yang terpasang di tengah jalan selama 76 hari terhitung sejak 23 Januari 2020.
Demikian pula dengan warga yang antre di pintu masuk mal di kota ekonomi terbesar kedelapan di China itu karena harus mendapatkan pengukuran suhu tubuh oleh petugas keamanan.
"Saya akan gunakan kesempatan ini untuk berjalan-jalan sebebasnya," kata Hou, warga Wuhan sebagaimana dikutip media resmi setempat.
Hingga Selasa (7/4) malam di Wuhan hanya menyisakan 181 pasien positif COVID-19.
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor : Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
China menolak tuduhan hapus data, pastikan COVID bukan dari Pasar Huanan
10 April 2023 9:49 WIB, 2023
Terpopuler - Headlines
Lihat Juga
Pengurus Majlis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura 2025-2027 dilantik di Selangor
27 July 2025 20:07 WIB
Sekretaris PM: Protes terhadap kepemimpinan Anwar Ibrahim hanya manuver politik
21 July 2025 11:01 WIB