Menlu Malaysia karantina diri
Selasa, 29 September 2020 8:02 WIB
Menteri Luar Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein pada Senin (28/9/2020) di Kuala Lumpur mengatakan melakukan karantina diri setelah calon Dewan Undangan Negeri (DUN) yang kampanyenya dia bantu dinyatakan positif COVID-19. ANTARA Foto/Ho-twitter
Kuala Lumpur (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein melakukan karantina diri setelah calon Dewan Undangan Negeri (DUN) yang kampanyenya dia bantu dinyatakan positif COVID-19.
"Mempertimbangkan di Sabah baru-baru ini saya telah pergi ke Pitas untuk membantu kampanye calon Barisan Nasional (BN) bagi DUN Pitas, Saudara Sufian Abdul Karim yang telah dinyatakan positif COVID-19, hari ini saya telah diminta oleh Kementerian Kesehatan Malaysia agar menjalani karantina diri di rumah," ujar Hishamuddin di Kuala Lumpur, Senin.
Hishamuddin mematuhi perintah tersebut walaupun tes awal, yang ia jalani setelah tiba dari Sabah tempo hari, negatif.
"Saya tahu ada sebagian dari tokoh BN telah dinyatakan positif. Saya harap semua yang positif ini tabah dan segera memperoleh kesembuhan," katanya.
Biarpun saat kampanye tempo hari setiap protokol kesehatan telah dipatuhi, ujar dia, semua orang berhadapan dengan virus yang tidak bisa dilihat.
"Risiko dijangkiti tetap tinggi sebab itu saya kagum, biarpun sadar risiko ini, namun ia tidak sedikitpun melemahkan semangat tokoh-tokoh BN untuk berkorban demi agama, bangsa dan negara," katanya.
Dia mengimbau semua warga yang baru pulang dari Sabah agar memastikan diri menjalani tes COVID-19 dan segera melapor jika merasakan gejala.
"Seperti saya sampaikan, saya sendiri akan karantina diri di rumah. Sama-sama kita bantu usaha Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) menangani penularan wabah ini," katanya.
Sebelumnya KKM mengumumkan terdapat 1.195 kasus positif COVID-19 di daerah Lahad Datu, Tawau, Kunak dan Semporna Negara Bagian Sabah selama 1-27 September.
"Mempertimbangkan di Sabah baru-baru ini saya telah pergi ke Pitas untuk membantu kampanye calon Barisan Nasional (BN) bagi DUN Pitas, Saudara Sufian Abdul Karim yang telah dinyatakan positif COVID-19, hari ini saya telah diminta oleh Kementerian Kesehatan Malaysia agar menjalani karantina diri di rumah," ujar Hishamuddin di Kuala Lumpur, Senin.
Hishamuddin mematuhi perintah tersebut walaupun tes awal, yang ia jalani setelah tiba dari Sabah tempo hari, negatif.
"Saya tahu ada sebagian dari tokoh BN telah dinyatakan positif. Saya harap semua yang positif ini tabah dan segera memperoleh kesembuhan," katanya.
Biarpun saat kampanye tempo hari setiap protokol kesehatan telah dipatuhi, ujar dia, semua orang berhadapan dengan virus yang tidak bisa dilihat.
"Risiko dijangkiti tetap tinggi sebab itu saya kagum, biarpun sadar risiko ini, namun ia tidak sedikitpun melemahkan semangat tokoh-tokoh BN untuk berkorban demi agama, bangsa dan negara," katanya.
Dia mengimbau semua warga yang baru pulang dari Sabah agar memastikan diri menjalani tes COVID-19 dan segera melapor jika merasakan gejala.
"Seperti saya sampaikan, saya sendiri akan karantina diri di rumah. Sama-sama kita bantu usaha Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) menangani penularan wabah ini," katanya.
Sebelumnya KKM mengumumkan terdapat 1.195 kasus positif COVID-19 di daerah Lahad Datu, Tawau, Kunak dan Semporna Negara Bagian Sabah selama 1-27 September.
Pewarta : Agus Setiawan
Editor : Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Malaysia tutup sementara ruang udara Kuala Lumpur saat "flypast" kemerdekaan
12 August 2026 17:56 WIB
Sejarah baru, sebanyak 12 perawat RI resmi diterima bekerja di RS swasta Malaysia
08 August 2026 14:00 WIB
Terpopuler - Headlines
Lihat Juga
Pengurus Majlis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura 2025-2027 dilantik di Selangor
27 July 2025 20:07 WIB, 2025
Sekretaris PM: Protes terhadap kepemimpinan Anwar Ibrahim hanya manuver politik
21 July 2025 11:01 WIB, 2025