ATP batalkan turnamen 2022 di China karena adanya pembatasan COVID-19

id tenis,Shanghai Masters

ATP batalkan turnamen 2022 di China karena adanya pembatasan COVID-19

Arsip foto - Petenis Rusia Daniil Medvedev merayakan kemenangan Shanghai Masters di Qi Zhong Tennis Center, Shanghai, China, pada 13 Oktober 2019. (ANTARA/REUTERS/Aly Song)

Pada saat yang sama, sangat menggembirakan memiliki banyak kota besar yang maju untuk menjadi tuan rumah tenis ATP Tour musim ini

Sementara itu, tur putri tidak memiliki acara yang dijadwalkan di China untuk 2022 karena WTA belum menemukan resolusi dari kebuntuan masalah Peng Shuai dengan China.

Kesehatan mantan petenis nomor satu ganda dunia Peng menjadi perhatian bagi WTA setelah dia mengunggah pesan di media sosial November lalu yang menuduh mantan Wakil Perdana Menteri China Zhang Gaoli melakukan kekerasan seksual.

Selain Shanghai Masters 9-16 Oktober, China dijadwalkan menjadi tuan rumah Chengdu Open dan Zhuhai Championships, keduanya dimulai pada 26 September, dan China Open pada 3-9 Oktober di Beijing.

Untuk mengisi kalender yang kosong akibat pembatalan acara China, ATP mengatakan telah memberikan lisensi event satu tahun untuk enam turnamen ATP 250.

"Sebagai olahraga global, kami terus memikirkan dampak pandemi," kata Gaudenzi.

"Pembatalan acara adalah kenyataan yang tidak menguntungkan, dan kami berharap anggota turnamen dan penggemar kami yang terkena dampak baik-baik saja."

"Pada saat yang sama, sangat menggembirakan memiliki banyak kota besar yang maju untuk menjadi tuan rumah tenis ATP Tour musim ini."

Baca juga: Cristiano Ronaldo rela turun gaji demi tinggalkan Manchester United

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ATP batalkan turnamen 2022 di China karena pembatasan COVID-19