
Sungai Di Lampung Kering

Pringsewu, Lampung, 28/8 (AntaraKL) - Sejumlah aliran sungai di Provinsi Lampung mengalami kekeringan akibat kemarau panjang yang terjadi sejak beberapa bulan lalu.
Berdasarkan pantauan, di Pringsewu, Jumat, aliran sungai Way Bulok Kerto mengalami kekeringan.
"Aliran sungai ini sudah lama kering sehingga banyak sawah yang tidak teraliri air," ujar Solihin warga Pajaresuk Kabupaten Pringsewu.
Ia mengharapkan agar pemerintah dapat mengantisipasi terjadinya kekeringan di daerah itu.
Solihin menyebutkan sebelumnya sungai di daerah ini tidak pernah kering namun kemarau tahun ini membuat sungai itu mengalami kekeringan.
Di sisi lain, sejumlah petani di daerah itu masih tetap bisa panen musim gadu/kering.
Sejumlah petani di Gading Rejo Kabupaten Pringsewu masih bisa panen meskipun dalam keadaan kurang air.
"Alhamdulillah, masih bisa panen meski saat ini sulit air. Untungnya beberapa waktu lalu turun hujan sehingga masih bisa panen," kata dia.
Sementara itu, puluhan hektare sawah di Desa Sendang Asri Kecamatan Sendang Agung Kabupaten Lampung Tengah gagal panen akibat kemarau.
Kekeringan di Lampung cenderung tidak merata karena di sejumlah daerah tersebut masih terdapat sawah yang tetap berproduksi meski tidak maksimal.
Sementara itu, Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri meminta seluruh masyarakat di daerah itu untuk ikut menjaga kelestarian hulu sungai.
"Karena tanpa air kita tidak akan bisa hidup. Air adalah kebutuhan utama untuk kehidupan manusia apalagi tanaman padi ini," katanya. (Agus Wira Sukarta&Agus S)
Pewarta : Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak melakukan pena
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
