Iftar Ramadhan KBRI KL dengan media Malaysia
- 25 February 2026 2:23 WIB
Umat Islam melaksanakan shalat tarawih pertama dipimpin Imam Ustad Ahmad Mujahid Salleh Sani di Masjid Negara, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (18/2/2026). Pemerintah Malaysia menggunakan metode imkanur (kedudukan) rukyah dan hisab untuk menentukan bulan dan menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. ANTARA FOTO/ Rafiuddin Abdul Rahman
Umat Islam melaksanakan shalat tarawih pertama dipimpin Imam Ustad Ahmad Mujahid Salleh Sani di Masjid Negara, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (18/2/2026). Pemerintah Malaysia menggunakan metode imkanur (kedudukan) rukyah dan hisab untuk menentukan bulan dan menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. ANTARA FOTO/ Rafiuddin Abdul Rahman
Umat Islam melaksanakan shalat tarawih pertama dipimpin Imam Ustad Ahmad Mujahid Salleh Sani di Masjid Negara, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (18/2/2026). Pemerintah Malaysia menggunakan metode imkanur (kedudukan) rukyah dan hisab untuk menentukan bulan dan menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. ANTARA FOTO/ Rafiuddin Abdul Rahman
Jamaah berjalan keluar usai melaksanakan shalat tarawih pertama yang dipimpin Imam Ustad Ahmad Mujahid Salleh Sani di Masjid Negara, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (18/2/2026). Pemerintah Malaysia menggunakan metode imkanur (kedudukan) rukyah dan hisab untuk menentukan bulan dan menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. ANTARA FOTO/ Rafiuddin Abdul Rahman
Jamaah berswafoto dengan kerabat usai melaksanakan shalat tarawih pertama yang dipimpin Imam Ustad Ahmad Mujahid Salleh Sani di Masjid Negara, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (18/2/2026). Pemerintah Malaysia menggunakan metode imkanur (kedudukan) rukyah dan hisab untuk menentukan bulan dan menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. ANTARA FOTO/ Rafiuddin Abdul Rahman