Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Wamenko Polkam: Tiga orang luka berat dan 17 luka ringan akibat ledakan

Jumat, 7 November 2025 18:48 WIB
Image Print
Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus usai meninau lokasi SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025) ANTARA/Mario Sofia Nasution

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus menyatakan tiga orang luka berat dan 17 orang luka ringan akibat ledakan di SMAN 72 Jakarta, Jumat siang.

"Alhamdulillah tidak ada yang meninggal dunia. Semua ada 20 korban dan saat ini tengah menjalani perawatan," katanya usai meninjau SMA 72 Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan kejadian ini terjadi sekitar pukul 12.15 WIB di masjid atau mushalla yang ada di sekolah tersebut.

"Ada dua kali ledakan, satu di belakang dan satu dekat pintu masjid atau mushalla," kata dia.

Ia mengatakan saat ini petugas kepolisian tengah melakukan penyelidikan dan investigasi baik, siapa pelaku, apa yang memicu ledakan dan lainnya.

"Biarkan petugas yang bekerja," kata dia.

Sementara itu Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyebut insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta, Jumat siang, sudah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Sudah, sudah," kata Wakapolri Komjen Dedi saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Jumat sore, selepas acara pelantikan ketua dan anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri.

Dalam acara pelantikan itu, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota komisi. Di Istana Negara, Jumat sore, Presiden Prabowo melantik total 10 anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, termasuk Jimly Asshidiqie sebagai ketua merangkap anggota.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ledakan SMAN 72, Wamen: tiga orang luka berat dan 17 luka ringan



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026