Hubungan media Indonesia - Malaysia penting

id Hawana, Hari Wartawan Nasional Malaysia,PWI

Asro Kamal Rokan dan rombongan PWI saat disambut Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia Dr Salleh Said Keruak

"HPN yang diselenggarakan setiap tanggal 9 Februari untuk memberikan kesadaran kembali setiap tahun baik kepada wartawan maupun pemerintah," katanya.
Kuala Lumpur, (AntaraKL) - Bagi Indonesia dan Malaysia hubungan antar media sangat penting sebagai jembatan untuk saling memahami persoalan di Indonesia dan Malaysia.

Ketua Ikatan Setiakawan Wartawan Indonesia Malaysia (ISWAMI) Indonesia, Asro Kamal Rokan mengemukakan hal itu ketika dimintai tanggapan kehadiranya memenuhi undangan Hari Wartawan Nasional (Hawana) Malaysia, Kamis.

Malaysia telah menyelenggarakan Hawana Malaysia yang pertama kalinya pada Rabu (11/4) dan menetapkan 29 Mei sebagai Hari Wartawan Nasional.

"Hari Wartawan Nasional Malaysia merupakan momentum penting bagi wartawan di Malaysia," katanya.

Sebagaimana diketahui, ujar dia, Indonesia sudah lama menyelenggarakan Hari Pers Nasional (HPN).

"HPN yang diselenggarakan setiap tanggal 9 Februari untuk memberikan kesadaran kembali setiap tahun baik kepada wartawan maupun pemerintah," katanya.

Dirinya belum mengetahui apakah Hawana akan seperti HPN karena budaya keterbukaan pers berbeda antara Indonesia dan Malaysia.

"Menurut saya kita saling belajar bersama tentang kebebasan pers tersebut, baik untuk kepentingan rakyat maupun pemerintah. Ini yang penting," katanya.

Asro mengatakan sejumlah tokoh PWI turut hadir dalam Hawana Malaysia yakni Ilham Bintang (Ketua Dewan Kehormatan PWI), Sasongko Tedjo (Ketua Pelaksana Tugas Ketua Umum PWI), Henry Bangun (Sekjen PWI dan anggota Dewan Pers) dan pengamat media, Dr Agus Sudibjo.

"Setiap HPN Indonesia rombongan Malaysia selalu datang. Ini sudah rutin dalam lima tahun terakhir.

Sekarang kita memenuhi undangan mereka dengan tujuan membangun kerjasama. Media berperan penting bagi kedua negara," katanya.

Pada kesempatan yang sama Sekjen PWI, Henry Bangun mengatakan setiap kali membikin HPN pemerintah Malaysia selalu datang beramai-ramai bahkan dengan menteri.

"Kami merasa kebaikan tersebut ketika ada undangan dari mereka kami hadir. Ini timbal balik. Mungkin ada kualitas yang bisa dicapai untuk meningkatkan hubungan Indonesia dan Malaysia," katanya.
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar