English Academy Bengkulu Cabang Malaysia sukses wisuda 19 siswa

id English Academy Bengkulu Cabang Malaysia

Wisuda English Academy Bengkulu Cabang Malaysia (1)

"Kami berharap agar ilmu yang telah didapat agar bisa diterapkan dimasyarakat dan pastinya berguna bagi masa depan para siswa nantinya," katanya.
Penang, (AntaraKL) - English Academy Bengkulu Cabang Malaysia yang dikelola oleh Permai Culture Business and Training Centre (PCBTC) sukses melaksanakan wisuda pertama untuk para siswanya setelah menjalani program kursus keahlian Bahasa Inggris intensif selama enam bulan. 

Kegiatan wisuda ini diselenggarakan pada Minggu, 1 Juli 2018 bertempat di auditorium 1 kompleks Eureka, Universiti Sains Malaysia dari pukul 9.30 hingga 12.30. 

 Agung Priatin selaku Project Manager PCBTC mengatakan menurut data yang mereka miliki, sejak dimulai pada Oktober 2017 lalu terdapat 160 siswa yang terdaftar dan memiliki kartu siswa English Academy Bengkulu Malaysia. 

Dalam pelaksanaannya para siswa ini dibagi dalam tiga jenjang kelas dan masing-masing level terdapat tiga waktu belajar. 

Hampir keseluruhan dari siswa merupakan para pekerja asal Indonesia yang bekerja di Wilayah Penang dan sekitarnya. 

Arif menambahkan program kursus keterampilan Bahasa Inggris ini memang ditujukan untuk warga negara Indonesia yang berdomisili di Malaysia dengan tujuan dapat memberikan pendidikan yang baik dan layak bagi warga Indonesia meski sedang berada diperantauan. 

Dari segi pengajar 100 persen dari pengajar merupakan pelajar Indonesia yang sedang menempuh program S2 dan S3 di Universiti Sains Malaysia yang tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia.

Yang bertindak sebagai kordinator M. Arif Rahman Hakim, mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris yang sedang menempuh program doktoral. 

Kegiatan wisuda ini langsung dihadiri oleh Board Director English Academy Bengkulu Indonesia, Reko Serasi. S.S, M.A sekaligus memberikan kuliah umum tentang pentingnya keahlian Bahasa Inggris dalam persaingan global,  Director Permai Culture Business & Training Centre Dato' Trisya Devi Arvandi.

Kemudian Associate Professor Dr. M. Reevani Bustami (Universiti Sains Malaysia), Indra Primasetya (Konsulat Jenderal Republik Indonesia Perwakilan Penang), delegasi IAIN Bengkulu Indonesia, pengurus inti Persatuan Masyarakat Indonesia (Permai) Utara Malaysia, perwakilan beberapa paguyuban yang terdapat di Malaysia Utara, para siswa English Academy Bengkulu Malaysia dan para pendamping wisudawan- wisudawati. 

Dalam sambutannya Dato' Trisya Devi mengungkapkan rasa syukurnya terhadap pencapaian yang telah dicapai oleh para siswa yang diwisuda sehingga kedepannya Permai Culture Business & Training Centre (PCBTC) akan terus berusaha untuk memberikan kualitas pelayanan terbaik. 

Dalam kesempatan ini Dato' Trisya Devi juga kembali menjelaskan kepada para wisudawan-wisudawati serta hadirin yang hadir bahwa kursus yang mereka telah jalani selama enam bulan merupakan kegiatan resmi dibawah izin pemerintah Malaysia dan juga berizin di Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia. 

Hal ini kembali diperkuat dengan dasar MoU antara Director PCBTC dan dan Director English Academy Bengkulu Indonesia pada November 2017 tentang penyelenggaraan kursus keterampilan Bahasa Inggris di Malaysia yang dikelola sepenuhnya oleh PCBTC. 

Sehingga diharapkan dapat menjadi modal utama bagi para alumni untuk berkarya pada tahap selanjutnya. 

Pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia yang diwakili oleh Fungsi Konsuler 3, Indra Primasetya juga mengucapkan selamat dan mengapresiasi atas kegiatan wisuda ini. 

"Kami berharap agar ilmu yang telah didapat agar bisa diterapkan dimasyarakat dan pastinya berguna bagi masa depan para siswa nantinya," katanya.

Pada kegiatan wisuda yang pertama ini English Academy Bengkulu Malaysia memberikan apresiasi "the best student" kepada Masyitah Tri Andari. 

Dalam orasinya, Masyitah menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh guru, staf, pengurus PCBTC dan teman- teman seperjuangannya di batch 1 yang sudah berusaha bersama sejauh ini. 

Masyitah mewakili teman-temannya yang diwisuda pada hari itu mengungkapkan beberapa kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi selama proses belajar selama enam bulan, salah satunya adalah menjaga semangat dan konsistensi belajar setelah bekerja selama 12 jam di pabrik, namun mereka masih tetap harus mengikuti kelas selama dua hingga tiga jam. 

Hal ini terbukti dari 47 orang teman seangkatannya pada awal kelas, saat ini terdapat 19 orang yang berhasil menamatkan pendidikan dan diwisuda. 

Sehingga harapan Masyitah kepada teman-teman yang lain yang belum sampai hingga tahapan wisuda agar dapat tetap semangat dan konsisten dalam menuntut ilmu English Academy Bengkulu Malaysia.
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar