Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Anwar Ibrahim perkenalkan avatar dirinya versi AI

Minggu, 19 Juli 2026 20:33 WIB
Image Print
Sosok avatar PMX AI yang diperkenalkan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim melalui video di media sosial. (ANTARA/Tangkapan layar Telegram Anwar Ibrahim)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Perdana Menteri Malaysia memperkenalkan kepada publik di Malaysia, avatar dirinya yang berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Melalui avatar AI itu, Anwar Ibrahim membuka layanan melalui WhatsApp, di mana publik dapat bertanya apapun kepada Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim versi avatar AI, melalui WhatsApp di nomor +60378850523.

Jawaban akan segera dijawab otomatis oleh sesuai pertanyaan yang diajukan.

"Saya sangat berharap anda dapat menyampaikan pandangan, kekhawatiran, dan aspirasi secara langsung melalui avatar ini. Saya meyakini bahwa negara hanya akan menjadi lebih baik apabila pembangunan dan kebijakannya berpijak pada suara serta kehendak rakyat," ujar Anwar dalam pernyataan yang dikutip di Kuala Lumpur, Minggu.

Baca juga: Media: PM Malaysia Anwar Ibrahim akan luncurkan versi AI dirinya

Layanan ini dinamakan PMX AI. PMX merupakan julukan yang disematkan kepada Anwar Ibrahim selaku Perdana Menteri ke-10 Malaysia. Sementara AI merupakan akronim dari artificial intelligence/kecerdasan buatan.

PMX AI merupakan avatar Anwar Ibrahim yang dikembangkan perusahaan Zetrix AI.

Avatar PMX AI "dilatih" dengan pidato-pidato dan tulisan Anwar Ibrahim, serta kebijakan pemerintah Malaysia, dan akan terus diperbaharui dengan pidato-pidato terkini Anwar Ibrahim.

Avatar PMX AI disebut didesain untuk membantu publik Malaysia dalam mengakses atau bertanya informasi pemerintahan, serta menyediakan petunjuk terkait edukasi, karir, dan pekerjaan.

Berdasarkan penelusuran, layanan berbasis WhatsApp ini sempat tidak dapat digunakan sementara pada Minggu malam.

Tangkapan layar WhatsApp avatar PMX AI Minggu (19/7/2026) malam. (ANTARA/Tangkapan layar WhatsApp PMX AI)



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026