KPU RI kumpulkan tim paslon untuk evaluasi debat perdana capres-cawapres
Kamis, 14 Desember 2023 3:18 WIB
Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari ketika diwawancara soal hasil evaluasi debat perdana calon presiden-wakil presiden di Denpasar, Rabu (13/12/2023). ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
Denpasar (ANTARA) - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari mengatakan akan mengumpulkan tim pemenangan atau kampanye pasangan calon presiden-wakil presiden untuk mengevaluasi jalannya debat perdana pada Selasa (12/12).
“Besok rencana KPU akan mengundang tim pasangan calon untuk mengevaluasi debat pertama, di mananya besok ya,” kata dia dis ela-sela pemantauan logistik Pemilu 2024 di Denpasar, Bali, Rabu (13/12) malam.
Ia mengaku tahu dan mendengar sejumlah komentar dan pertanyaan yang berkembang di masyarakat usai debat perdana calon presiden-wakil presiden (capres-cawapres).
Namun ia mengaku tak dapat menyampaikan apapun sebelum dievaluasi bersama.
Beberapa isu yang disinggung perihal cawapres pendamping yang dianggap mengompori pendukung yang hadir, konsep dan format debat, batas waktu, hingga konsekuensi bagi pendukung yang hadir langsung namun memantik kegaduhan.
Selain itu, ia meluruskan perihal debat capres yang menampilkan ketiga kandidat berdiri tanpa meja atau benda di sekitarnya.
Menurut dia, tak ada alasan khusus soal itu karena yang menjadi poin dalam kegiatan ini
debat adu gagasan para kontestan.
“Yang penting debat atau ada mejanya? yang penting ada debatnya kan, saya kira begitu saja, ada meja tidak ada meja ya sudah, nyatanya mereka bertiga happy, kuat berdiri lama, itu untuk meyakinkan rakyat kita bahwa presiden kita kuat semua, sehat semua tahan berdiri,” ujar dia.
Di luar debat, katanya, yang pasti nantinya KPU RI akan menjaga suara di tempat pemungutan suara (TPS) dan seluruh proses terbuka sehingga diharapkan bersama-sama bisa menjamin kelancaran Pemilu 2024.
Ia optimistis pemilu mendatang menggaet partisipasi pemilih sebesar 81,8 persen seperti kehadiran pada 2019 lalu.
KPU akan berfokus pada pemilik hak suara yang mau datang ke TPS masing-masing.
“Saya akan mengurus yang hadir memilih, kalau yang tidak hadir kan faktornya banyak, misal cocok dengan calon-calonnya tidak, sementara calon itu yang menyediakan bukan KPU tapi pihak lain, cocok dengan visi misinya tidak. Jadi sekarang ini calon dari tim kampanye sedang berusaha untuk meyakinkan pemilih agar memilih dirinya,” ujar Hasyim.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KPU RI kumpulkan tim paslon untuk evaluasi debat perdana
“Besok rencana KPU akan mengundang tim pasangan calon untuk mengevaluasi debat pertama, di mananya besok ya,” kata dia dis ela-sela pemantauan logistik Pemilu 2024 di Denpasar, Bali, Rabu (13/12) malam.
Ia mengaku tahu dan mendengar sejumlah komentar dan pertanyaan yang berkembang di masyarakat usai debat perdana calon presiden-wakil presiden (capres-cawapres).
Namun ia mengaku tak dapat menyampaikan apapun sebelum dievaluasi bersama.
Beberapa isu yang disinggung perihal cawapres pendamping yang dianggap mengompori pendukung yang hadir, konsep dan format debat, batas waktu, hingga konsekuensi bagi pendukung yang hadir langsung namun memantik kegaduhan.
Selain itu, ia meluruskan perihal debat capres yang menampilkan ketiga kandidat berdiri tanpa meja atau benda di sekitarnya.
Menurut dia, tak ada alasan khusus soal itu karena yang menjadi poin dalam kegiatan ini
debat adu gagasan para kontestan.
“Yang penting debat atau ada mejanya? yang penting ada debatnya kan, saya kira begitu saja, ada meja tidak ada meja ya sudah, nyatanya mereka bertiga happy, kuat berdiri lama, itu untuk meyakinkan rakyat kita bahwa presiden kita kuat semua, sehat semua tahan berdiri,” ujar dia.
Di luar debat, katanya, yang pasti nantinya KPU RI akan menjaga suara di tempat pemungutan suara (TPS) dan seluruh proses terbuka sehingga diharapkan bersama-sama bisa menjamin kelancaran Pemilu 2024.
Ia optimistis pemilu mendatang menggaet partisipasi pemilih sebesar 81,8 persen seperti kehadiran pada 2019 lalu.
KPU akan berfokus pada pemilik hak suara yang mau datang ke TPS masing-masing.
“Saya akan mengurus yang hadir memilih, kalau yang tidak hadir kan faktornya banyak, misal cocok dengan calon-calonnya tidak, sementara calon itu yang menyediakan bukan KPU tapi pihak lain, cocok dengan visi misinya tidak. Jadi sekarang ini calon dari tim kampanye sedang berusaha untuk meyakinkan pemilih agar memilih dirinya,” ujar Hasyim.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KPU RI kumpulkan tim paslon untuk evaluasi debat perdana
Pewarta : Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menpora RI dan Malaysia bahas prestasi olahraga, dorong kekuatan Asia Tenggara
11 February 2026 2:02 WIB
Dino Patti: Prabowo tekankan RI bisa keluar BoP jika bertentangan prinsip nasional
04 February 2026 22:30 WIB
Anwar Ibrahim: Malaysia pilih berdamai dengan Indonesia dan saling hormati kedaulatan
04 February 2026 21:33 WIB
Terpopuler - Ragam
Lihat Juga
Indonesia perkuat diplomasi budaya lewat Asia Pacific Film Festival Swiss
11 February 2026 11:03 WIB
Ribuan wisatawan asal Malaysia gunakan Whoosh untuk wisata di libur Natal dan tahun baru
28 December 2025 15:41 WIB
Gunung Semeru kembali erupsi dengan letusan setinggi 1.000 meter Sabtu pagi
20 December 2025 9:01 WIB
Sebanyak 14 mahasiswa UMPSA Malaysia belajar sains-budaya di Universitas Negeri Semarang
15 December 2025 19:01 WIB
KJRI Penang genjot peningkatan kunjungan turis Malaysia ke Indonesia lewat QRIS
03 December 2025 19:23 WIB