Google menyediakan beasiswa bagi 10.000 lebih talenta digital Indonesia
Selasa, 4 Juni 2024 9:11 WIB
Direktur Urusan Pemerintahan dan Kebijakan Publik Google Indonesia Putri Alam menyerahkan plakat kepada perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam acara pemberian beasiswa bagi talenta digital Indonesia di Jakarta, Senin (3/6/2024). (ANTARA/Livia Kristianti)
Jakarta (ANTARA) - Perusahaan teknologi Google menyediakan beasiswa bagi lebih dari 10.000 talenta digital di Indonesia, yang disalurkan melalui program pengembangan sumber daya manusia Telkom Indonesia dan Program Digital Talent Scholarship (DTS) Kementerian Komunikasi dan Informatika.
"Kami mengumumkan pemberian Beasiswa Google Career Certificates kepada mitra kami yaitu program DTS dari Kementerian Kominfo dan Telkom Indonesia, yang dapat dimanfaatkan oleh lebih dari 10 ribu pelajar, pencari kerja, dan juga profesional," kata Direktur Urusan Pemerintahan dan Kebijakan Publik Google Indonesia Putri Alam di Jakarta, Senin (3/6).
Putri menjelaskan bahwa melalui program-program tersebut, peserta bisa mendapatkan keterampilan digital dan sertifikat penguasaan teknologi, termasuk teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Google juga mengumumkan bahwa Indonesia termasuk negara di Asia Pasifik yang mendapat jatah dana dari perusahaan untuk pengembangan keterampilan AI.
Dana itu disalurkan lewat program AI Opportunity Fund Asia-Pacific yang dikelola oleh organisasi nirlaba Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) serta mendapat dukungan dari Asian Development Bank (ADB).
Putri menyampaikan bahwa dana yang dikelola oleh AVPN seluruhnya senilai 15 juta dolar AS atau sekira Rp243 miliar, tetapi dia tidak menyebutkan berapa banyak dana yang dialokasikan untuk Indonesia.
"Dipimpin oleh AVPN dan didukung ADB, dana ini mengundang proposal organisasi sosial membantu kami menjangkau orang-orang yang membutuhkan pelatihan AI," kata Putri.
Organisasi sosial di Indonesia yang berminat mendapatkan dukungan pengembangan keterampilan AI dari Google bisa mendaftar dengan mengakses goo.gle/Alopportunityfund.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Google sediakan beasiswa bagi 10.000 lebih talenta digital Indonesia
"Kami mengumumkan pemberian Beasiswa Google Career Certificates kepada mitra kami yaitu program DTS dari Kementerian Kominfo dan Telkom Indonesia, yang dapat dimanfaatkan oleh lebih dari 10 ribu pelajar, pencari kerja, dan juga profesional," kata Direktur Urusan Pemerintahan dan Kebijakan Publik Google Indonesia Putri Alam di Jakarta, Senin (3/6).
Putri menjelaskan bahwa melalui program-program tersebut, peserta bisa mendapatkan keterampilan digital dan sertifikat penguasaan teknologi, termasuk teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Google juga mengumumkan bahwa Indonesia termasuk negara di Asia Pasifik yang mendapat jatah dana dari perusahaan untuk pengembangan keterampilan AI.
Dana itu disalurkan lewat program AI Opportunity Fund Asia-Pacific yang dikelola oleh organisasi nirlaba Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) serta mendapat dukungan dari Asian Development Bank (ADB).
Putri menyampaikan bahwa dana yang dikelola oleh AVPN seluruhnya senilai 15 juta dolar AS atau sekira Rp243 miliar, tetapi dia tidak menyebutkan berapa banyak dana yang dialokasikan untuk Indonesia.
"Dipimpin oleh AVPN dan didukung ADB, dana ini mengundang proposal organisasi sosial membantu kami menjangkau orang-orang yang membutuhkan pelatihan AI," kata Putri.
Organisasi sosial di Indonesia yang berminat mendapatkan dukungan pengembangan keterampilan AI dari Google bisa mendaftar dengan mengakses goo.gle/Alopportunityfund.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Google sediakan beasiswa bagi 10.000 lebih talenta digital Indonesia
Pewarta : Livia Kristianti
Editor : Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Psikolog dorong orang tua ajarkan anak berpikir kritis agar tidak dimanjakan AI
03 May 2025 17:05 WIB
Mendikdasmen siapkan mata pelajaran AI dan coding untuk SD hingga SMP
11 November 2024 15:14 WIB, 2024
Megawati mengajak dunia buat hukum internasional atur penggunaan AI
17 September 2024 5:54 WIB, 2024
PointStar dan Google Cloud tampilkan transformasi Cloud dan AI untuk genjot produktivitas
08 August 2023 23:15 WIB, 2023
Terpopuler - Ragam
Lihat Juga
Ribuan wisatawan asal Malaysia gunakan Whoosh untuk wisata di libur Natal dan tahun baru
28 December 2025 15:41 WIB
Gunung Semeru kembali erupsi dengan letusan setinggi 1.000 meter Sabtu pagi
20 December 2025 9:01 WIB
Sebanyak 14 mahasiswa UMPSA Malaysia belajar sains-budaya di Universitas Negeri Semarang
15 December 2025 19:01 WIB
KJRI Penang genjot peningkatan kunjungan turis Malaysia ke Indonesia lewat QRIS
03 December 2025 19:23 WIB