Rumah Sakit Indonesia Myanmar selesai dibangun di tengah konflik
Jumat, 29 November 2019 18:22 WIB
Site Manager RS Indonesia Nur Ikhwan Abadi, Pendiri dan Pembina MER-C Joserizal Jurnalis, Pendiri dan Presidium MER-C Yogi Prabowo (dari kiri ke kanan) dalam jumpa persnya di Jakarta, Jumat (29/11/2019). (ANTARA/MER-C)
Jakarta (ANTARA) - Rumah Sakit Indonesia selesai dibangun di tengah konflik yang banyak memakan korban etnis Rohingya di Negara Bagian Rakhine, Myanmar.
"Bukan hal mudah membangun di wilayah perang atau konflik. Namun, medis dan kesehatan adalah hal yang penting dalam kehidupan terlebih dalam situasi perang atau konflik," kata Site Manager RS Indonesia Nur Ikhwan Abadi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat.
Dia mengharapkan RS Indonesia sebagai sarana kesehatan dapat menjadi simbol perdamaian dan persahabatan masyarakat setempat dan juga dua negara, Indonesia-Myanmar.
Pendiri dan Pembina Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Joserizal Jurnalis mengatakan pembangunan RS Indonesia di Rakhine State merupakan bagian dari diplomasi kemanusiaan.
Seperti halnya di Rakhine State, dia mengatakan sampai saat ini persoalan Rohingya masih menjadi isu utama di kawasan dan dunia. MER-C telah memberikan bantuan dengan mengirimkan tim medis sejak September 2012. Tim MER-C menjadi LSM pertama dari Indonesia yang dapat melakukan pelayanan kesehatan di kedua belah pihak, baik Muslim maupun Buddha.
Tercatat dalam tujuh tahun pada 2012-2019, MER-C telah mengirimkan 14 tim medis dan konstruksi ke Myanmar dengan total jumlah relawan 40 orang yang terdiri atas dokter spesialis, dokter umum, perawat, insinyur, tim ahli alat kesehatan, dan tenaga teknis
Dia mengatakan pembangunan RS Indonesia itu sempat tersendat-sendat karena kendala cuaca ekstrem, sulitnya SDM pekerja, material, kontraktor lokal yang tidak dapat menyelesaikan pekerjaan dan adanya konflik yang masih terjadi.
"Bahkan pada bulan Juni 2019, konflik terjadi sangat dekat dengan lokasi pembangunan RS Indonesia antara Tentara Myanmar (Tatmadaw) dan Arakan Army (AA) terjadi dekat dengan lokasi pembangunan. Rentetan suara tembakan terdengar jelas, seketika pekerjaan terhenti dan para pekerja berlari berlindung menyelamatkan diri," katanya.
Konflik yang terus terjadi, kata dia, membuat pihaknya sulit mencari pekerja yang berani datang ke lokasi pembangunan. Pembangunan terhenti karena kontraktor tidak dapat mendatangkan pekerja.
Dia mengatakan pembangunan RS Indonesia akhirnya selesai pada November 2019. Selanjutnya pengadaan alat kesehatan akan dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI). RS Indonesia akan diserahterimakan secara resmi setelah seluruh peralatan kesehatan lengkap dan RS Indonesia bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat korban konflik di wilayah itu.
"Dengan berdirinya RS Indonesia, kami berharap masyarakat Buddha dan Muslim dapat hidup rukun damai dan sama-sama mendapat akses pelayanan kesehatan yang lebih baik," katanya.
Joserizal juga mengatakan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi bagi misi kemanusiaan MER-C dapat melalui rekening Bank Syariah Mandiri (BSM) 700.1306.833, Bank Central Asia (BCA) 686.028.0009, dan Bank Mandiri 124.000.8111.982 atas nama Medical Emergency Rescue Committee.
"Bukan hal mudah membangun di wilayah perang atau konflik. Namun, medis dan kesehatan adalah hal yang penting dalam kehidupan terlebih dalam situasi perang atau konflik," kata Site Manager RS Indonesia Nur Ikhwan Abadi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat.
Dia mengharapkan RS Indonesia sebagai sarana kesehatan dapat menjadi simbol perdamaian dan persahabatan masyarakat setempat dan juga dua negara, Indonesia-Myanmar.
Pendiri dan Pembina Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Joserizal Jurnalis mengatakan pembangunan RS Indonesia di Rakhine State merupakan bagian dari diplomasi kemanusiaan.
Seperti halnya di Rakhine State, dia mengatakan sampai saat ini persoalan Rohingya masih menjadi isu utama di kawasan dan dunia. MER-C telah memberikan bantuan dengan mengirimkan tim medis sejak September 2012. Tim MER-C menjadi LSM pertama dari Indonesia yang dapat melakukan pelayanan kesehatan di kedua belah pihak, baik Muslim maupun Buddha.
Tercatat dalam tujuh tahun pada 2012-2019, MER-C telah mengirimkan 14 tim medis dan konstruksi ke Myanmar dengan total jumlah relawan 40 orang yang terdiri atas dokter spesialis, dokter umum, perawat, insinyur, tim ahli alat kesehatan, dan tenaga teknis
Dia mengatakan pembangunan RS Indonesia itu sempat tersendat-sendat karena kendala cuaca ekstrem, sulitnya SDM pekerja, material, kontraktor lokal yang tidak dapat menyelesaikan pekerjaan dan adanya konflik yang masih terjadi.
"Bahkan pada bulan Juni 2019, konflik terjadi sangat dekat dengan lokasi pembangunan RS Indonesia antara Tentara Myanmar (Tatmadaw) dan Arakan Army (AA) terjadi dekat dengan lokasi pembangunan. Rentetan suara tembakan terdengar jelas, seketika pekerjaan terhenti dan para pekerja berlari berlindung menyelamatkan diri," katanya.
Konflik yang terus terjadi, kata dia, membuat pihaknya sulit mencari pekerja yang berani datang ke lokasi pembangunan. Pembangunan terhenti karena kontraktor tidak dapat mendatangkan pekerja.
Dia mengatakan pembangunan RS Indonesia akhirnya selesai pada November 2019. Selanjutnya pengadaan alat kesehatan akan dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI). RS Indonesia akan diserahterimakan secara resmi setelah seluruh peralatan kesehatan lengkap dan RS Indonesia bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat korban konflik di wilayah itu.
"Dengan berdirinya RS Indonesia, kami berharap masyarakat Buddha dan Muslim dapat hidup rukun damai dan sama-sama mendapat akses pelayanan kesehatan yang lebih baik," katanya.
Joserizal juga mengatakan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi bagi misi kemanusiaan MER-C dapat melalui rekening Bank Syariah Mandiri (BSM) 700.1306.833, Bank Central Asia (BCA) 686.028.0009, dan Bank Mandiri 124.000.8111.982 atas nama Medical Emergency Rescue Committee.
Pewarta : Anom Prihantoro
Editor : Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
MER-C Indonesia kecam serangan Israel yang menewaskan direktur RS Indonesia di Gaza
03 July 2025 11:41 WIB
Indonesia unggul 1-0 atas China, naik peringkat tiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026
05 June 2025 23:25 WIB
Klasemen grup C kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia ke tiga besar, Jepang nyaman di puncak
20 November 2024 8:25 WIB, 2024
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026: Indonesia tertahan di peringkat empat
11 September 2024 6:14 WIB, 2024
Denmark melaju ke babak 16 besar Piala Eropa setelah ditahan imbang Serbia 0-0
26 June 2024 5:25 WIB, 2024
Inggris puncaki klasemen akhir Grup C Piala Eropa meski ditahan imbang Slovenia
26 June 2024 5:23 WIB, 2024
Terpopuler - Headlines
Lihat Juga
Pengurus Majlis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura 2025-2027 dilantik di Selangor
27 July 2025 20:07 WIB
Sekretaris PM: Protes terhadap kepemimpinan Anwar Ibrahim hanya manuver politik
21 July 2025 11:01 WIB