Warga peringati Hari Malaysia
Rabu, 16 September 2020 13:19 WIB
Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin saat pidato Selasa malam. ANTARA Foto/Agus (1)
Kuala Lumpur (ANTARA) - Warga di negeri jiran memperingati Hari Malaysia pada Rabu (16/9) yang dinyatakan sebagai hari libur nasional baik di semenanjung maupun Sabah dan Sarawak.
Staf Bagian Media Kantor Perdana Menteri Malaysia, Hafiz Abdul Halim mengatakan Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin berada di Sabah dan Sarawak pada peringatan ini.
Muhyiddin bakal menghadiri Majelis Peluncuran Manifesto Gabungan Rakyat Sabah, di Sutera Magellan Hotel, Kota Kinabalu, Sabah, pukul 14.00 .
Kemudian pada pukul 20.00 Muhyiddin memberikan sambutan Hari Malaysia di Stadion Tertutup Sibu, Sarawak.
Hari Malaysia merupakan momen bersatunya sejumlah negara bagian dalam pemerintah federasi Malaysia.
"Lima puluh tujuh tahun yang lalu, ketika era kolonialisme mulai pudar Brunei, Sabah, Sarawak, Singapura dan Persekutuan Tanah Melayu telah mengikat janji dalam negara yang kita kenali sebagai Malaysia," kata Menteri Besar (Gubernur) Selangor, Dato' Seri Amirudin Shari, dalam pernyataan Hari Malaysia.
Pada 16 September, ujar dia, lahirlah sebuah negara persekutuan yang dipanggil Malaysia disaksikan lebih 30,000 orang di Stadion Merdeka.
Tanah ini milik warga semua, bukan hanya satu kumpulan. Hanya ada Tanah Sabah, Tanah Sarawak dan Tanah Malaysia bagi setiap rakyat Malaysia.
Sedangkan Sekjen Partai Aksi Demokratik (DAP) Lim Guan Eng berpendapat Hari Malaysia adalah saat merayakan perpaduan nasional dalam masyarakat yang beraneka dan integrasi nasional antara Semenanjung Malaysia, Sabah dan Sarawak.
Dia mengatakan perpaduan dan integrasi nasional dapat dicapai apabila bersifat inklusif, berdasarkan saling menghormati, memberi peluang sama dan memakmurkan seluruh rakyat Malaysia.
"Masa depan adalah milik anak-anak kita, bukan hanya milik satu golongan saja. Orang Melayu, Cina, India, Kadazan-Dusun-Murut, Iban, Dayak dan Orang Asli. Kita semua adalah anak Malaysia," katanya.
Staf Bagian Media Kantor Perdana Menteri Malaysia, Hafiz Abdul Halim mengatakan Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin berada di Sabah dan Sarawak pada peringatan ini.
Muhyiddin bakal menghadiri Majelis Peluncuran Manifesto Gabungan Rakyat Sabah, di Sutera Magellan Hotel, Kota Kinabalu, Sabah, pukul 14.00 .
Kemudian pada pukul 20.00 Muhyiddin memberikan sambutan Hari Malaysia di Stadion Tertutup Sibu, Sarawak.
Hari Malaysia merupakan momen bersatunya sejumlah negara bagian dalam pemerintah federasi Malaysia.
"Lima puluh tujuh tahun yang lalu, ketika era kolonialisme mulai pudar Brunei, Sabah, Sarawak, Singapura dan Persekutuan Tanah Melayu telah mengikat janji dalam negara yang kita kenali sebagai Malaysia," kata Menteri Besar (Gubernur) Selangor, Dato' Seri Amirudin Shari, dalam pernyataan Hari Malaysia.
Pada 16 September, ujar dia, lahirlah sebuah negara persekutuan yang dipanggil Malaysia disaksikan lebih 30,000 orang di Stadion Merdeka.
Tanah ini milik warga semua, bukan hanya satu kumpulan. Hanya ada Tanah Sabah, Tanah Sarawak dan Tanah Malaysia bagi setiap rakyat Malaysia.
Sedangkan Sekjen Partai Aksi Demokratik (DAP) Lim Guan Eng berpendapat Hari Malaysia adalah saat merayakan perpaduan nasional dalam masyarakat yang beraneka dan integrasi nasional antara Semenanjung Malaysia, Sabah dan Sarawak.
Dia mengatakan perpaduan dan integrasi nasional dapat dicapai apabila bersifat inklusif, berdasarkan saling menghormati, memberi peluang sama dan memakmurkan seluruh rakyat Malaysia.
"Masa depan adalah milik anak-anak kita, bukan hanya milik satu golongan saja. Orang Melayu, Cina, India, Kadazan-Dusun-Murut, Iban, Dayak dan Orang Asli. Kita semua adalah anak Malaysia," katanya.
Pewarta : Agus Setiawan
Editor : Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sejarah baru, sebanyak 12 perawat RI resmi diterima bekerja di RS swasta Malaysia
08 August 2026 14:00 WIB
Kasus kopilot bawa ekstasi, Kepolisian Malaysia kerahkan personel jaga bandara
05 August 2026 21:23 WIB
Terpopuler - Headlines
Lihat Juga
Pengurus Majlis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura 2025-2027 dilantik di Selangor
27 July 2025 20:07 WIB, 2025
Sekretaris PM: Protes terhadap kepemimpinan Anwar Ibrahim hanya manuver politik
21 July 2025 11:01 WIB, 2025