Gubernur Khofifah sampaikan duka cita meninggalnya Syekh Ali Jaber
Kamis, 14 Januari 2021 11:44 WIB
Syekh Ali Jaber (ANTARA)
Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya ulama besar Syekh Ali Jaber.
"Atas nama masyarakat Jawa Timur, juga atas nama keluarga, saya menyampaikan turut berduka cita dan berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya Syekh Ali Jaber," katanya melalui keterangan tertulis di Surabaya, Kamis.
Syekh Ali Jaber meninggal dunia di Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta, pada Kamis (14/1) sekitar pukul 08.30 WIB tadi pagi, setelah sempat dirawat beberapa hari akibat terpapar virus corona (COVID-19).
"Mari kita semua doakan almarhum, semoga Allah SWT memberi tempat terbaik di sisi-Nya, mengampuni seluruh khilafnya dan dilapangkan kuburnya. Semoga keluarga juga diberikan kesabaran, ketabahan dan keikhlasan," ujar Khofifah.
Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama itu mengenang Syekh Ali Jaber sebagai sosok ulama yang kharismatik, dermawan dan sangat peduli dengan para penyandang disabilitas.
"Saat saya menjadi Menteri Sosial, almarhum beberapa kali datang ke Salemba untuk berdiskusi tentang penyandang disabilitas, khususnya akses Al Quran digital bagi penyandang disabilitas netra," katanya.
Gubernur Khofifah juga mengenang almarhum Syekh Ali Jaber tidak berhenti berikhtiar mengajak masyarakat untuk berinfak guna menyiapkan Al-Quran digital bagi para tuna netra.
"Sampai sebelum pandemi COVID-19 , beliau juga keliling Jawa Timur, memberikan pencerahan dan pencerdasan yang selalu membawa kesejukan," ujarnya.
"Atas nama masyarakat Jawa Timur, juga atas nama keluarga, saya menyampaikan turut berduka cita dan berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya Syekh Ali Jaber," katanya melalui keterangan tertulis di Surabaya, Kamis.
Syekh Ali Jaber meninggal dunia di Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta, pada Kamis (14/1) sekitar pukul 08.30 WIB tadi pagi, setelah sempat dirawat beberapa hari akibat terpapar virus corona (COVID-19).
"Mari kita semua doakan almarhum, semoga Allah SWT memberi tempat terbaik di sisi-Nya, mengampuni seluruh khilafnya dan dilapangkan kuburnya. Semoga keluarga juga diberikan kesabaran, ketabahan dan keikhlasan," ujar Khofifah.
Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama itu mengenang Syekh Ali Jaber sebagai sosok ulama yang kharismatik, dermawan dan sangat peduli dengan para penyandang disabilitas.
"Saat saya menjadi Menteri Sosial, almarhum beberapa kali datang ke Salemba untuk berdiskusi tentang penyandang disabilitas, khususnya akses Al Quran digital bagi penyandang disabilitas netra," katanya.
Gubernur Khofifah juga mengenang almarhum Syekh Ali Jaber tidak berhenti berikhtiar mengajak masyarakat untuk berinfak guna menyiapkan Al-Quran digital bagi para tuna netra.
"Sampai sebelum pandemi COVID-19 , beliau juga keliling Jawa Timur, memberikan pencerahan dan pencerdasan yang selalu membawa kesejukan," ujarnya.
Pewarta : A Malik Ibrahim/Hanif Nashrullah
Editor : Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Delegasi DPR RI dorong agenda terkait Myanmar, ekonomi hijau dan biru di pertemuan ke-46 parlemen se-ASEAN
17 September 2025 21:51 WIB
PN Jakpus mengganti hakim sidang kasus Tom Lembong setelah jadi tersangka
14 April 2025 13:41 WIB, 2025
Kunjungi Indonesia, Imam Besar Masjid Nabawi akan promosikan Islam toleran dan moderat
08 October 2024 10:30 WIB, 2024
Jefri Nichol mengaku takut akting dengan Lutesha di film "Ali Topan"
14 February 2024 7:25 WIB, 2024
Cerita Ali nelayan NTT yang dituduh selundupkan 55 Imigran ke Australia
22 January 2024 7:07 WIB, 2024
Terpopuler - Headlines
Lihat Juga
Pengurus Majlis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura 2025-2027 dilantik di Selangor
27 July 2025 20:07 WIB
Sekretaris PM: Protes terhadap kepemimpinan Anwar Ibrahim hanya manuver politik
21 July 2025 11:01 WIB