KBRI ajak PCIM garap pendidikan pekerja migran

id PKBM,PCIM Malaysia,Pekerja Migran

Pengurus PCIM Malaysia dan Atdikbud KBRI Kuala Lumpur (1)

"PKBM adalah salah satu upaya keseriusan dalam mewujudkan tujuan negara yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya bagi para pekerja migran Indonesia yang bekerja di Malaysia," ujar Ari Purbayanto.
Kuala Lumpur, (AntaraKL) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur mengajak Pengurus Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia menggarap pendidikan untuk pekerja migran Indonesia yang ada di Negeri Jiran.

Ajakan tersebut disampaikan Atase Pendidikan KBRI Kuala Lumpur, Prof Dr Ari Purbayanto saat bertemu dengan Ketua PCIM Malaysia, Dr Sonny Zulhuda beserta jajarannya di Kuala Lumpur, Sabtu, untuk membahas Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

"PKBM adalah salah satu upaya keseriusan dalam mewujudkan tujuan negara yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya bagi para pekerja migran Indonesia yang bekerja di Malaysia," ujar Ari Purbayanto.

Melalui layanan program PKBM ini, lanjut dia, KBRI Malaysia berupaya semaksimal mungkin untuk membantu para pekerja migran Indonesia di Malaysia agar mendapatkan hak pendidikan secara gratis dan nantinya bisa mendapatkan ijazah pendidikan yang setara SD, SMP dan SMA.

Ketua PCIM Malaysia, Dr Sonny Zulhuda menyampaikan bahwa pihaknya akan berusaha membantu KBRI Kuala Lumpur agar program PKBM tersebut berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Menurut Sony zulhuda, dengan jumlah warga PCIM Malaysia yang lebih dari 1.000 orang maka program PKBM ini akan menyedot perhatian warga PCIM seiring dengan upaya Muhammadiyah untuk memajukan warga dan masyarakat melalui pendidikan.

Sony menuturkan bahwa apabila dimungkinkan PCIM juga siap untuk mengirimkan kader terbaiknya untuk menjadi relawan guru PKBM.

Kordinator pendidikan nonformal KBRI Malaysia, Taufik Hasyim Salengke dalam paparannya menjelaskan PKBM KBRI Malaysia akan mulai dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu mulai pukul 10.00 hingga 14.00 dan akan mulai dilaksanakan 7 April 2018 bertempat di KBRI Kuala Lumpur.

Masyarakat yang belum melakukan pendaftaran, ujar dia, dapat segera melakukan registrasi secara daring melalui email atasedik_kbrikl@yahoo.com dan bisa juga datang langsung ke kantor KBRI malaysia langsung ke loket 6.

Dalam pertemuan tersebut PCIM menyepakati untuk mensosialisaikan program PKBM tersebut ke warga muhammadiyah yang ada di Malaysia dan akan membantu melakukan pendataan dan verifikasi terhadap warga Muhammadiyah yang akan mengikuti program tersebut.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil ketua PCIM, Fauzi Fathur, Bendahara, Sutrisno, Ketua Majelis Kaderisasi & Pengembangan Organisasi, Sulton Kamal dan anggota bidang dakwah dan pendidikan, Hani Adhani.

Sedangkan dari KBRI turut mendampingi atase pendidikan dan kebudayaan yaitu Ibu Astrid selaku koordinator guru dan Budi Siswanto selaku koordinator pendataan.



 
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar