Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Malaysia pastikan Perang Teluk tak pengaruhi SEA Games 2027

Senin, 23 Maret 2026 20:53 WIB
Image Print
President of the Olympic Council of Malaysia Tan Sri Dato' Sri Mohamad Norza Zakaria (tengah) menyerahkan bendera Federasi SEA Games (SEAGF) kepada Minister of Youth and Sport Malaysia Mohamad Taufiq bin Johari (kanan) disaksikan Chief Executive Officer South East Asian Games Federation Office Dato' Seri Chaiyapak Siriwat (kir) saat upacara Penutupan SEA Games 2025 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu (20/12/2025). SEA Games 2025 Thailand resmi berakhir dan selanjutnya Malaysia menjadi tuan rumah SEA Games ke-34 pada tahun 2027. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Mohammed Taufiq Johari menyebut tantangan ekonomi saat ini dan konflik di Asia Barat tidak akan mempengaruhi persiapan Malaysia sebagai tuan rumah SEA Games 2027.

Dalam wawancara khusus dengan BERNAMA di Kuala Lumpur, Senin, Johari menyatakan meskipun menerapkan langkah-langkah penghematan biaya sebagai respons terhadap situasi ini, namun standar dan kualitas acara akan tetap terjamin untuk mempertahankan prestise ajang dua tahunan itu.

Dia mengatakan Malaysia mengambil langkah-langkah penghematan dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah ada di keempat klaster utama SEA Games di Sarawak, Penang, Johor, dan Kuala Lumpur.

"Kami tidak akan menghabiskan uang untuk membangun fasilitas baru. Hampir semua tempat penyelenggaraan sudah memiliki fasilitas lengkap dan siap untuk menjadi tuan rumah SEA Games 2027," kata Johari.

Yang terpenting bagi Malaysia saat ini adalah peningkatan atau modernisasi fasilitas yang ada ketimbang membangun infrastruktur baru yang akan memakan biaya besar.

Sarawak menjadi lokasi upacara pembukaan dan venue untuk 17 cabang olahraga, meliputi akuatik, angkat besi, bola basket, boling, lawn bowls, e-sports, senam, golf, kriket, panahan, menembak, Muay Thai, petanque, squash, taekwondo, tenis, dan wushu.

Penang akan menyelenggarakan enam cabang, yakni sepak takraw, snooker dan biliar, judo, tinju, tenis meja, dan floorball, sedangkan klaster Negeri Johor hanya menyelenggarakan cabang olahraga sepak bola.

Adapun Kuala Lumpur menjadi tempat upacara penutupan dan venue untuk 14 cabang olahraga: bulu tangkis, bersepeda, bola voli, bola jaring, berkuda, hoki, karate, anggar, seluncur es, atletik, pencak silat, layar (Langkawi), rugbi, dan ski air.

Johari meyakini Komite Penyelenggara SEA Games ke-34 (MASOC) akan memastikan acara berjalan lancar.

"Saya yakin bahwa panitia bekerja dengan tekun, efisien, dan terorganisir untuk memastikan bahwa SEA Games kali ini akan berjalan lancar dan menjadi salah satu yang terbaik dibandingkan edisi edisi sebelumnya," ujarnya.

SEA Games 2027 berlangsung pada 18–29 September di Malaysia.

Sebelumnya, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC) Raja Sapta Oktohari mengatakan Indonesia dan Malaysia sejalan dengan gagasan mengutamakan nomor-nomor Olimpiade pada SEA Games 2027.

"Semangat (NOC Indonesia dan NOC Malaysia) sejauh ini sudah sama, bagaimana memaksimalkan fungsi SEA Games supaya lebih banyak nomor Olimpiade," kata Oktohari.

Oktohari menyatakan telah berkomunikasi secara informal dengan NOC Malaysia mengenai gagasan tersebut dan disambut dengan semangat sama bahwa SEA Games mesti menjadi tolok ukur dalam melangkah ke level lebih tinggi, seperti Asian Games dan Olimpiade.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Malaysia pastikan Perang Teluk tak pengaruhi SEA Games 2027



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026