Astari raih Miss Tourism International 2018

id Astari Indah, Miss Tourism International

Astari Indah

Kuala Lumpur, (ANTARA News) - Putri binaan Yayasan El John Indonesia Astari Indah Vernideani yang juga Putri Pariwisata Indonesia 2017 berhasil memperoleh gelar tertinggi dalam pemilihan Miss Tourism International 2018 yang berlangsung di Malaysia.

Pengurus Yayasan El John Indonesia, Widi Nugroho di Kuala Lumpur, Senin, mengatakan Astrid menyandang gelar tertinggi di ajang Miss Tourism International 2018 yang diumumkan melalui malam grand final di Sunway Resort Hotel & Spa, Grand Ballroom, Petaling Jaya, Malaysia, Jumat malam (21/12/2018).

"Gelar prestisius ini, merupakan gelar pertama yang diraih Yayasan El John Indonesia melalui pengiriman putri binaannya sebagai wakil Indonesia, selama sembilan tahun berpartisipasi. Pengiriman Putri-putri ini selalu mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI," katanya.

Selain Kemenpar, kekikutsertaan Astari di kontes juga didukung desainer tersohor seperti desainer Dynan Fariz, sekaligus pendiri Jember Fashion Carnaval yang merancang kostum nasional dengan tema "Land of Waraney".

"Kostum nasional ini menggambarkan keindahan dan keragaman budaya Minahasa. Kemudian, ada nama Hengky Kawilarang yang merancang Evening Gown untuk Astari," katanya.

Setelah kemenangan ini, netter-pun membanjiri akun Instagram pribadi Astari, @astarivern. Ucapan selamat pun terus mengalir dalam postingan terakhir yang diunggah Astari.

Bukan hanya juara pertama namun Astari juga berhasil menyabet tiga penghargaan khusus yaitu Miss Charming Carlo Rino, Miss Glowing Glojas dan Miss Aladdinstri Global Ambassador.

Sedangkan untuk lima besar diraih dari Kenya (Miss Cosmopolitan International), Latvia (Miss Tourism Metropolitan International), Australia (Miss Tourism Global), Filipina (Dream Girl of The Year) dan Malaysia (Miss Tourism South East Ambassadres).

Wakil Dubes RI di Malaysa, Krishna Hannan turut bergembira dengan kemenangan yang diraih Astari.
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar