Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Malaysia-Australia bahas penguatan kerja sama dan dampak konflik

Kamis, 16 April 2026 18:58 WIB
Image Print
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim (kanan) berdialog dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Malaysia, Kamis (16/4/2026). (ANTARA/HO-Kantor Perdana Menteri Malaysia)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese membahas penguatan kerja sana dua negara dan dampak atas konflik di Timur Tengah dalam pertemuan keduanya di Malaysia, Kamis.

"Setelah upacara sambutan resmi, saya dan PM Albanese mengadakan pertemuan empat mata untuk membahas berbagai bidang strategis antara kedua negara," kata Anwar Ibrahim dalam pernyataan di Kuala Lumpur, Kamis.

Anwar menyatakan persahabatan kedua negara terus diperkuat melalui Kemitraan Strategis Komprehensif yang antara lain berbagi kepentingan dalam memastikan kemakmuran, keamanan, stabilitas, dan masa depan ekonomi kawasan, yang berlandaskan kepercayaan strategis serta komitmen terhadap pasar terbuka dan perdagangan berbasis aturan.

Baca juga: PM Malaysia dan Australia dijadwalkan bertemu bahas sejumlah isu termasuk Timur Tengah

Anwar dan Albanese juga sependapat dalam menyampaikan kekhawatiran mendalam terhadap konflik di Timur Tengah serta dampaknya, termasuk terhadap rantai pasok energi, harga, serta aliran pasokan penting seperti minyak dan gas alam.

Malaysia dan Australia juga mengakui pentingnya saling melengkapi dalam hubungan perdagangan dan ekonomi, khususnya dalam aspek keamanan energi, di mana keduanya berperan sebagai pemasok energi satu sama lain.

Komitmen juga difokuskan pada perdagangan energi yang terbuka dan berbasis aturan, serta memastikan kelancaran arus perdagangan, berbagi pandangan secara transparan, dan memperkuat kerja sama dalam keamanan energi.

"Upaya juga akan ditingkatkan untuk memperkuat ketahanan rantai pasok energi, mendukung transisi energi, serta memperluas penggunaan energi terbarukan, demi menjamin keamanan dan kemakmuran bersama," jelas Anwar.

Usai dialog empat mata,Anwar dan Albanese kemudian memimpin delegasi masing-masing dalam sesi pertemuan bilateral yang berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan konstruktif.

Menurut Anwar pembahasan dalam pertemuan bilateral berfokus pada upaya memperluas kerja sama strategis di berbagai bidang, khususnya terkait krisis energi global, serta dampak konflik di Timur Tengah yang berimplikasi pada stabilitas pasar energi dan rantai pasok internasional.

Turut dibahas pula mengenai jaminan ketahanan pangan (food security), serta pengembangan industri halal yang semakin penting dalam ekosistem perdagangan global.



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026