
PBB kecam serangan ke UAE di tengah ketegangan Iran-AS

Hamilton (ANTARA) - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam keras serangan rudal dan drone yang menargetkan Uni Emirat Arab (UAE) dan kapal-kapal di Selat Hormuz, di tengah ketegangan yang terus berlangsung antara Iran dan AS.
"Kami sangat prihatin bahwa beberapa rudal dan drone diluncurkan ke UAE pada 4 Mei, yang dilaporkan mengakibatkan tiga orang terluka dan menyebabkan kebakaran di fasilitas zona industri minyak Fujairah," kata juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam konferensi pers, Selasa (5/5).
Ia juga mengatakan sejumlah serangan yang menargetkan kapal-kapal di dalam dan di sekitar Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir “secara signifikan meningkatkan bahaya munculnya kembali permusuhan di wilayah tersebut."
"Di tengah gencatan senjata yang semakin tegang, kami menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri secara maksimal dan menghindari tindakan apa pun yang dapat meningkatkan ketegangan dan merusak upaya diplomatik dan mediasi yang sedang berlangsung," kata Dujarric.
"Tidak ada alternatif yang layak selain penyelesaian damai sengketa internasional sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional, termasuk Piagam PBB," ujarnya, menambahkan.
Kantor Media Fujairah melaporkan pada Senin (4/5) bahwa kebakaran besar terjadi di Zona Industri Minyak Fujairah, pusat energi utama di pantai timur UAE, setelah menjadi sasaran drone yang diluncurkan dari Iran.
Pihak berwenang di Fujairah mengatakan tiga warga negara India yang terluka telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.
Serangan itu memicu pembalasan dari Iran terhadap Israel, serta sekutu-sekutu AS di Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PBB kecam serangan ke UAE di tengah ketegangan Iran-AS
Pewarta : Yashinta Difa
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
