Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Iran klaim tak ada uranium keluar dari negaranya

Jumat, 8 Mei 2026 12:41 WIB
Image Print
Ilustrasi - Bendera Iran terlihat di markas besar PBB di New York, AS. (ANTARA/Xinhua/Li Muzi/am/aa.)

Teheran (ANTARA) - Anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Behnam Saeedi, menegaskan pada Kamis (7/5) bahwa tidak ada uranium yang dikeluarkan dari Iran, serta menyebut pernyataan Presiden AS Donald Trump sebagai “kebohongan”.

Trump sebelumnya mengatakan bahwa pemindahan uranium Iran ke Amerika Serikat akan menjadi syarat bagi kesepakatan kedua negara, serta menolak kemungkinan Iran melakukan pengayaan hingga 3,67 persen.

“Pernyataan Trump tentang penghapusan 400 kilogram uranium dari Iran adalah gertakan politik dan kebohongan murni. Tidak ada uranium yang dikeluarkan dari negara ini,” ujar Saeedi dikutip ISNA.

Ketegangan meningkat sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran yang menimbulkan kerusakan dan korban sipil.

Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata dua pekan, tetapi pembicaraan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan.

Trump kemudian memperpanjang penghentian serangan untuk memberi waktu bagi Iran menyusun “proposal terpadu.”

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran klaim tak ada uranium keluar dari negaranya



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026