PPLN Kuala lumpur nonton bareng debat Capres

id PPLN Kuala Lumpur,Pemilu 2019

Wakil Dubes KBRI Kuala Lumpur Krishna Hannan (Foto ANTARA / Agus Setiawan)

"Marilah kita ikuti nonton bareng debat Capres secara bersama-sama sebagai bahan masukan untuk menambah wawasan kita semua. Sesama bangsa Indonesia beda pendapat merupakan hal yang wajar. Marilah apa yang kita saksikan menjadikan bahan untuk memilih
Kuala Lumpur, (ANTARA News) - Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur menggelar Nonton Bareng Debat Calon Presiden Putaran Kedua di Aula Hasanuddin KBRI Kuala Lumpur, Minggu malam.

Acara yang dimulai pukul 21.00 waktu Malaysia tersebut dibuka oleh Ketua PPLN Kuala Lumpur Agung Cahaya Sumirat dilanjutkan dengan sambutan Wakil Kepala Perwakilan KBRI Kuala Lumpur Krishna Hannan.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat KBRI Kuala Lumpur diantaranya Atase Politik Agus Badrul Jamal, Atase Riset Soeripto serta sejumlah anggota Panwaslu Kuala Lumpur dan sekretariat.

Sejumlah partai politik yang hadir dari PKB, Partai NasDem, PDI Perjuangan, PAN, Partai Demokrat, Partai Perindo, PPP, Partai Hanura, PKS dan Partai Gerindra. Selain itu juga dihadiri relawan dari kedua pasangan calon.

Wakil Dubes KBRI Kuala Lumpur Krishna Hannan dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada PPLN Kuala Lumpur yang telah melaksanakan aspirasi bersama untuk melaksanakan nonton bareng.

"Marilah kita ikuti nonton bareng debat Capres secara bersama-sama sebagai bahan masukan untuk menambah wawasan kita semua. Sesama bangsa Indonesia beda pendapat merupakan hal yang wajar. Marilah apa yang kita saksikan menjadikan bahan untuk memilih sesuai hati nurani kita," katanya.

Krishna Hannan ketika diwawancarai bersama wartawan Malaysia sesuai memberikan sambutan mengatakan Debat Capres sekarang merupakan tahap kedua setelah sebelumnya dilaksanakan pada Debat Capres - Cawapres (17/1).

"Debat Capres - Cawapres ini nanti akan dilanjutkan untuk tahap ketiga pada 17 Maret 2019 mendatang. Kalau nonton bareng-nya tergantung bagaimana teman-teman PPLN nanti. Kami dengan senang hati akan memfasilitasi," katanya.

Untuk Pemilu di Malaysia, ujar Krishna, dibagi menjadi enam wilayah yakni Kuala Lumpur, Penang, Sabah, Johor Bahru dan Tawau.

"Pada masing-masing tempat dibentuk PPLN, tugas kita adalah mendata calon pemilih dan melakukan seleksi atau verifikasi terhadap data yang dipilih. Data sudah lengkap dan dikirim ke Jakarta. Di Malaysia ada 1.500.000 pemilih sedangkan di Kuala Lumpur ada sekitar 500 ribuan," katanya.
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar