Anggota parlemen BN diterima Raja Malaysia

id Malaysia,Perdana Menteri Malaysia,Barisan Nasional

Anggota parlemen BN diterima Raja Malaysia

Rombongann anggota parlemen dari Barisan Nasional (BN) menghadap Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong, Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah di Istana Negara, Kamis. ANTARA Foto/FB-Barisan Nasional (1)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Anggota parlemen dari Barisan Nasional (BN) yakni dari UMNO, MIC dan MCA diterima menghadap Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong, Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah di Istana Negara, Kamis.

Mereka terdiri dari dua kelompok yakni kelompok pertama yang diterima jam 10.45 waktu setempat sedangkan Ketua Barisan Nasional yang juga Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi mengadap raja sekitar jam 14.00.

Kelompok pertama BN berangkat dengan menggunakan bus dari sekretariat BN di Menara Dato' Onn Gedung World Trade Center (WTC) melalui pintu dua Istana Negara.

Terlihat dalam rombongan pertama Ketua Lembaga Penasihat Barisan Nasional yang juga mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak.

Anggota parlemen dari UMNO sebanyak 54 orang, MCA (Partai China) dua orang dan MIC (Partai India) satu orang.

Sedangkan anggota parlemen PAS dari Pasir Puteh Nik Muhammad Zawawi Salleh mengatakan surat pernyataan dukungan telah diberikan kepada partai untuk diurus.

Barisan Nasional dan PAS sama-sama mendukung pencalonan mantan Wakil Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob sebagai perdana menteri.

Pimpinan oposisi Anwar Ibrahim sudah diterima oleh Raja Malaysia sehari sebelumnya sedangkan anggota parlemen oposisi yang menyerahkan surat pernyataan dukungan calon perdana menteri melalui e-mail dan faksimile.

Anggota parlemen PKR dari Lembah Pantai, Fahmi Fadzil mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat pernyataan dukungan  melalui e-mail Kamis pagi sedangkan rekannya anggota parlemen Batu, P Prabakaran mengantar surat melaui e-mail dan faksimile pada pukul 12.30 waktu setempat.

Pihak oposisi mencalonkan Anwar Ibrahim sebagai calon perdana menteri.
 
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2021