Qatar mewajibkan tes negatif COVID-19 untuk pelaku perjalanan dari China
Senin, 2 Januari 2023 21:54 WIB
Penumpang menunggu dalam antrean, setelah Italia memerintahkan semua wisatawan dari China harus menjalani tes swab antigen COVID-19 di Bandara Malpensa di Milan, Italia, (29/12/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/ Jennifer Lorenzini/aww.
Doha (ANTARA) - Qatar mewajibkan semua pelaku perjalanan dari China menunjukkan hasil tes negatif COVID-19 sebelum mereka memasuki negara itu.
Kementerian Kesehatan Qatar pada Senin menyatakan peraturan baru akan diterapkan terlepas dari status vaksinasi para pelaku perjalanan, dan tes harus dilakukan dalam waktu 48 jam sebelum keberangkatan ke Qatar.
Beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Australia, Jepang, Prancis, Spanyol, Italia, dan Korea Selatan mengambil tindakan serupa terkait kedatangan dari China.
Pekan lalu, Maroko menjadi negara pertama yang melarang masuknya pelaku perjalanan dari China mulai 3 Januari 2023.
China mencatat peningkatan signifikan angka infeksi virus corona setelah dengan cepat menghentikan kebijakan nol COVID, yang menghambat ekonomi negara karena pembatasan ketat pada kehidupan publik.
Kepala Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada Desember bahwa dia sangat prihatin tentang situasi yang berkembang di China dengan meningkatnya laporan penyakit parah akibat COVID.
Baca juga: Menyambut babak baru Vaksin Merah Putih
Baca juga: Malaysia mewajibkan tes COVID untuk pelaku perjalanan dari China
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Qatar wajibkan tes negatif COVID-19 untuk pelaku perjalanan dari China
Kementerian Kesehatan Qatar pada Senin menyatakan peraturan baru akan diterapkan terlepas dari status vaksinasi para pelaku perjalanan, dan tes harus dilakukan dalam waktu 48 jam sebelum keberangkatan ke Qatar.
Beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Australia, Jepang, Prancis, Spanyol, Italia, dan Korea Selatan mengambil tindakan serupa terkait kedatangan dari China.
Pekan lalu, Maroko menjadi negara pertama yang melarang masuknya pelaku perjalanan dari China mulai 3 Januari 2023.
China mencatat peningkatan signifikan angka infeksi virus corona setelah dengan cepat menghentikan kebijakan nol COVID, yang menghambat ekonomi negara karena pembatasan ketat pada kehidupan publik.
Kepala Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada Desember bahwa dia sangat prihatin tentang situasi yang berkembang di China dengan meningkatnya laporan penyakit parah akibat COVID.
Baca juga: Menyambut babak baru Vaksin Merah Putih
Baca juga: Malaysia mewajibkan tes COVID untuk pelaku perjalanan dari China
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Qatar wajibkan tes negatif COVID-19 untuk pelaku perjalanan dari China
Pewarta : Yashinta Difa Pramudyani
Editor : Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bank Dunia sebut Asia Timur-Pasifik tumbuh lebih lambat dari sebelum COVID
08 October 2024 10:47 WIB, 2024
Korea Selatan bisa capai puncak gelombang baru COVID-19 pada akhir Agustus
13 August 2024 13:43 WIB, 2024
KPK mulai penyidikan korupsi Bantuan Sosial Presiden untuk Penanganan COVID-19
26 June 2024 17:26 WIB, 2024
Tingkat pengangguran di Malaysia kembali ke level sebelum pandemi COVID-19
10 January 2024 20:02 WIB, 2024
BP2MI laksanakan vaksinasi COVID-19 guna antisipasi peningkatan kasus
28 December 2023 18:36 WIB, 2023
Malaysia tidak rencanakan sekatan untuk antisipasi lonjakan COVID-19 saat ini
19 December 2023 5:53 WIB, 2023