Depok (ANTARA) - Wakil Presiden RI Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla memaparkan kiat menjadi penengah, menyelesaikan konflik serta memposisikan diri untuk mendapatkan kepercayaan dari para pihak yang terlibat.
"Model penyelesaian perdamaian tak ada standarnya, kita harus mengetahui penyebab konflik itu sendiri," kata Jusuf Kalla saat memberikan kuliah umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISUP UI) Depok, Jawa Barat, Selasa (7/4/2026).
"Kita harus berada ditengah-tengah tidak boleh berpihak agar dipercaya," tegasnya.
Ia menyebutkan yang paling utama adalah adanya kepercayaan dari kedua belah pihak yang saling bermusuhan.
Pada kuliah umum yang digelar di Auditorium Juwono Sudarsono UI dengan tema "Peran dan Tantangan Civil Society dalam Humanitarian Activities" itu, JK menyampaikan penyebab konflik-konflik baik di dalam maupun luar negeri dan cara menyelesaikannya.
Konflik antar manusia banyak penyebabnya seperti karena perbedaan ideologi, politik, agama, ekonomi, penguasaan wilayah dan lainnya.
Menurut dia penyelesaian konflik-konflik tersebut tentunya berbeda-beda sesuai dengan kondisi wilayah yang berkonflik.
Pengalaman tengahi konflik, JK: Penyelesaian perdamaian tidak ada standarnya
Rabu, 8 April 2026 5:48 WIB
Wakil Presiden RI Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla memberikan kuliah umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. ANTARA/Feru Lantara
Pewarta : Feru Lantara
Editor : Rangga Pandu Asmara Jingga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jusuf Kalla serukan negara Islam di Timur Tengah bersatu bela Palestina
05 November 2023 16:58 WIB, 2023
Jusuf Kalla serukan umat Islam lakukan "Qunut Nazilah" untuk dukung Palestina
02 November 2023 5:28 WIB, 2023
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Reformasi Polri: Kompolnas jadi lembaga independen dengan rekomendasi mengikat
05 May 2026 21:59 WIB