Kuala Lumpur (ANTARA) - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memerintahkan jajaran pemerintahannya untuk segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban banjir di negara bagian Sabah, Malaysia.
"Saya telah memerintahkan seluruh jajaran Pemerintah MADANI untuk segera dimobilisasi guna membantu masyarakat terdampak, agar bantuan dapat sampai kepada mereka tanpa gangguan," kata Anwar dalam keterangan tertulis di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin.
Dia menyampaikan prioritas pemerintah Malaysia adalah memastikan keselamatan, kesejahteraan, dan kelangsungan hidup para korban banjir dan memberikan penanganan segera.
Anwar mengatakan selain bantuan 11 juta ringgit Malaysia yang telah disalurkan melalui pemerintah negara bagian, dirinya juga telah menyetujui alokasi langsung sebesar 10 juta ringgit Malaysia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana Malaysia, untuk disalurkan langsung kepada para korban terdampak guna perbaikan segera fasilitas-fasilitas dasar.
"Pemerintah MADANI akan memastikan setiap keluarga terdampak segera menerima bantuan," kata Anwar.
Dia mengajak semua pihak untuk bersatu dan bergandengan tangan serta mengedepankan semangat kebaikan untuk membantu masyarakat secara keseluruhan.
"Tunjukkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama dalam mengatasi musibah yang berat ini," ujar dia.
Banjir di Sabah kerap terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Selain karena derasnya curah hujan, banjir di Sabah juga disebut karena kurangnya kemampuan penyerapan air di beberapa wilayah, rendahnya elevasi wilayah itu, hingga pasang surut air sungai.
