Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Pelaku usaha Riau komitmen beri perlakuan istimewa bagi wisatawan Malaysia

Minggu, 16 November 2025 09:42 WIB
Image Print
Kegiatan rapat evaluasi pelaksanaan Program JIWA yang berlangsung di Pekanbaru, Jumat (14/11/2025). (ANTARA/HO-KJRI Johor Bahru)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Para pelaku usaha di Provinsi Riau berkomitmen memberikan perlakuan istimewa bagi wisatawan asal Malaysia, sebagai tindaklanjut dari Program JIWA (Jiran Istimewa) – sebuah inisiatif KJRI Johor Bahru yang dirancang untuk memperkuat hubungan masyarakat serumpun sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Riau.

Program JIWA yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Riau, pertama kali diluncurkan di Pekanbaru pada 9 Agustus 2025.

Melalui Program JIWA, setiap warga Malaysia yang berkunjung ke Riau cukup menunjukkan IC (KTP Malaysia) untuk mendapatkan berbagai keistimewaan, mulai dari potongan harga, sarapan gratis, hingga fasilitas tambahan.

Hingga kini, sebanyak 48 pelaku usaha pariwisata telah bergabung, terdiri atas hotel, restoran, dan agen perjalanan yang siap memberikan layanan khusus bagi wisatawan Malaysia.

Daftar lengkap mitra JIWA dan penawaran khusus dapat diakses melalui www.jiran-istimewa.com.

Dalam rapat evaluasi pelaksanaan Program JIWA yang berlangsung di Pekanbaru pada 14 November 2025, Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau sekaligus Ketua Tim Sosekmalindo Wilayah Riau Helmi D, menyampaikan apresiasi atas langkah KJRI Johor Bahru.

Ia berharap partisipasi aktif para pelaku usaha dapat semakin memperkuat daya tarik pariwisata Riau di mata wisatawan Malaysia.

Senada dengan itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Riau, Roni Rakhmat menegaskan dukungan pemerintah daerah. Ia berharap seluruh pelaku usaha pariwisata memberikan pelayanan terbaik bagi tamu dari Malaysia, sehingga kunjungan wisatawan semakin meningkat.

KJRI Johor Bahru melalui Konsul Bidang Ekonomi II, Mohamad Rizali Noor, menekankan bahwa perlakuan istimewa ini bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan cerminan nilai budaya Melayu yang menjunjung tinggi tradisi memuliakan tetangga.

“Sebagai masyarakat serumpun, memberi keistimewaan bagi tetangga adalah bagian dari adat yang patut dikekalkan. Nilai inilah yang menjadi kekuatan dan dapat dikapitalisasi sebagai keunggulan pariwisata Riau,” ujar Rizali Noor.

KJRI Johor Bahru menyatakan saat ini merupakan momentum yang tepat bagi warga Malaysia untuk berlibur ke Riau. Selain wilayah itu dekat dari Malaysia, cukup banyak tempat wisata yang menarik, makanan yang sedap, dan tambahan adanya program JIWA yang diberikan oleh pelaku usaha pariwisata di Riau, The Homeland of Melayu.

Dengan komitmen bersama antara pemerintah daerah, pelaku industri, dan dukungan KJRI Johor Bahru, Program JIWA diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan asal Malaysia sekaligus mempererat hubungan sosial budaya antara kedua wilayah.



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026