Anwar Ibrahim terkesan dengan pantun Gubernur Sumbar

id Anwar Ibrahim,Anwar Ibrahim di Padang

Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengaku terkesan atas kepiawaian Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno berpantun pada acara jamuan makan malam  di Padang, Sabtu. (Foto : Alex Ong)

"Saya menilai Anwar adalah seorang politikus pejuang yang bisa diteladani integritasnya sehingga dihadiahi gelar doktor honoris causa oleh Universitas Negeri Padang," katanya.
Padang, (AntaraKL) - Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengaku terkesan atas kepiawaian Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno berpantun pada acara jamuan makan malam  di Padang, Sabtu.

"Saya tidak sehebat Irwan dalam berpantun dan seorang pemimpin harus berakar dengan tradisi dan budaya rakyatnya sendiri," kata Anwar dalam sambutannya pada acara jamuan makan malam bersama Gubernur Sumbar.

Menurut dia, kekuatan pantun tidak bisa diremehkan karena membuatnya tidak mudah. Hal ini menandakan pembuatnya menguasai bahasa dengan baik.

"Kepiawaian  berpantun adalah pertanda memiliki perbendaharaan kata yang amat luas," kata pemimpin Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu.

Dalam sambutannya, Anwar menyampaikan peradaban suatu negara akan bisa berkembang, salah satunya lewat pengembangan budaya.

Ia melihat selama ini dukungan untuk pengembangan budaya masih lemah. Hal ini perlu menjadi perhatian.

Oleh sebab itu, Gubernur Sumbar harus mengangkat Minang sebagai pusat budaya rantau, semantara Anwar di Malaysia sama-sama akan membangunnya.

Anwar juga mengatakan bahwa Indonesia dan Malaysia memiliki bahasa yang sama, yaitu Melayu. Maka, kesamaan tersebut akan lebih memperkuat jalinan di antara kedua negara.

Dalam kunjungannya ke Padang, Anwar Ibrahim akan memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Padang dan menerima gelar doktor honoris causa dari kampus tersebut.

Ia akan berkunjung ke Rumah Puisi Taufik Ismail, Perguruan Diniyah Putri Padang Panjang, Istana Pagaruyung, dan Istana Bung Hatta Bukitinggi.

Sementara itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan pantun pembuka, "Sembilan bulan lebih dalam rahim, pengorbanan bunda tetap dikenang, selamat datang Bapak Anwar Ibrahim, selamat berkunjung ke Ranah Minang."

Irwan mengaku senang bertemu dan duduk bersebelahan dengan Anwar karena waktu dirinya kuliah di Malaysia hal itu merupakan sesuatu yang sulit karena ketika itu Anwar menjabat Menteri Keuangan Malaysia.

"Saya menilai Anwar adalah seorang politikus pejuang yang bisa diteladani integritasnya sehingga dihadiahi gelar doktor honoris causa oleh Universitas Negeri Padang," katanya.
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar